Stand Strong

A short conversation between me and Fr. Paul:

Me: Father, can I speak to you?

Fr. Paul: Yes, about what?

Me: How to be strong?

Fr. Paul: Pray rosary everyday, like what Mary said to us. And do what you get from the message of Bible.

Me: Oh…..

Fr. Paul: Let me bless you in the name of Father, and the Son, and the Holy Spirit, Amen.

Me: Thank you.

****

let go what make you suffer and let the power of God influence you more

because you deserve to be happy and determine what should happen in your life

stand strong even you don’t know how to do that

thankful is the main key for you to see how great God is

because you never realize that you have to continue your life by His will

let it be what you can’t change and go ahead what you can feel right now

never ask again how to be strong when you feel I’m so weak and I can do nothing for myself

yes I’m weak without God in me

I want to be strong because I know  God is my strength

Advertisements

Titik Jenuh

Berbicara tapi tidak didengar, untuk apa aku mengeluarkan suara?

Suara dan air mataku seolah sudah habis, aku ingin istirahat

Suara dalam hati dengan niat ingin berubah sudah aku lakukan, tapi semuanya hanya tinggal mimpi

Padahal setiap hari aku berjuang untuk memperbaiki diri agar apa yang aku pertahankan tidak hilang

Tapi kini aku sudah lelah dan mengerti siapa aku sebenarnya

Ternyata aku tidak seberharga itu, setiap hari aku menguatkan diri, walaupun aku terjatuh berkali-kali

Aku sudah mencoba untuk berubah, berkata jujur dan membuka semua yang aku pendam

Namun, semua yang aku lakukan hanyalah api pemicu amarah

Aku berusaha mengerti dititik kejenuhanku, dibalik itu juga aku belajar untuk setia

Jika aku tidak pantas dipercaya lagi, mengapa aku harus sedih saat semuanya hilang?

Aku sadar akan kekuranganku dan aku sudah berusaha mengubahnya hanya demi satu kebahagiaan

Tapi hadirku tidak berarti lagi, untuk apa aku ada disini sedangkan aku bicara tidak didengar?

Mengapa harus selalu aku yang mengalah padahal aku sudah melakukan semua yang diminta?

Apa artinya aku kalau aku adalah beban?

Siapakah aku ini sampai-sampai aku merasa tidak layak hidup?

Setiap hari aku juga berjuang menepis semua rasa takutku, berusaha berkata apa adanya, tapi sekarang sia-sia

Aku hanya pelampiasan amarah, aku hanya dijadikan pelarian disaat ada api dihati

Setiap hari diberi kasih sayang, diselimuti api dan hukuman

Setiap hari juga aku berdoa agar pencobaan ini bisa aku lewati

Jika kehadiranku hanyalah untuk menyusahkan hidup orang lain, aku minta maaf

Aku sadar, aku hanya manusia biasa yang mencoba untuk berubah, tapi itu tidak perlu dilihat lagi karena sudah tidak berarti

Maaf aku berkata kasar atau kurang sopan, tapi jujur aku jenuh dan tidak tau harus berbicara apa lagi

Semuanya sudah aku beri tapi tidak ada yang berubah

Lebih baik pergi daripada aku menyusahkanmu setiap hari

Katanya aku hanya bisa membuat marah, katanya aku tidak berguna, katanya aku pelupa, penipu, pembohong dan pemberi harapan palsu

Itu semua menutupi niat baikku untuk berubah, jujur, terbuka dan penurut

Semua juga salahku, aku yang terlalu bodoh karena cinta

Mungkin ini bukanlah cinta yang sebenarnya, mungkinkah cinta itu bohong?

Air Mata

Ingin menangis tapi tak bisa, disisi lain aku tak kuat menahan ini semua

Aku hanya ingin tegar karena tidak ada lagi yang bisa menolongku selain diriku sendiri

Aku berjuang untuk masa depanku, walaupun aku seorang diri

Kesepian dan sedih sudah menjadi makananku sehari-hari

Terkadang aku merasa  aku tidak berharga

Tidak pernah ada orang mau mendampingi orang yang lemah dan hanya jadi beban

Karena kekuranganku, aku sudah melukai banyak orang

Aku harus melepaskannya karena aku tidak bisa membahagiakannya sama sekali

Hanya ada emosi dan air mata yang terus terjadi dalam hubungan ini

Karena cinta aku jadi kuat tapi kadang cinta juga harus berani

Berani kehilangan harta demi kebahagiaan orang lain

Aku sangat menyayangi seseorang tapi aku tidak bisa mengatakan aku sayang padanya

Yang dia tau aku ini selalu berbohong dan menjadi bebannya

Dia pernah bilang, bagaimana orang bisa menerimaku karena aku sangat lamban?

Dia sering bilang, masih banyak orang yang bisa mengerti dia dan menuruti keinnginannya

Katanya masih banyak orang yang lebih baik daripada aku

Setiap kali mendengarnya, aku hanya bisa diam sambil menangis

Akupun berpikir, mungkin benar kata orang tuaku, aku ini hanya beban dan aku jadi merasa tidak pantas dicintai

Dia juga pernah bilang, aku ini egois..

Tapi ya sudahlah, air yang jatuh tidak bisa lagi kembali ke atas

Setiap pergumulan yang aku lewati, aku tau itu bisa menguatkan aku untuk lebih dekat dengan Tuhan, mengandalkanNya karena aku tau hanya Dia yang memahamiku

Aku butuh Tuhan dalam hidupku agar aku kuat menghadapi pencobaan ini

Karena aku yakin, walaupun orang yang aku sayangi pergi, Tuhan tidak pernah pergi dariku

Karena cinta, aku berani melepaskan dan memberikannya kepada orang yang lebih membutuhkannya

Aku juga sangat membutuhkannya dihidupku, tapi aku sadar dia tidak bahagia bersamaku

Aku sedih harus melepaskan dan juga kehilangan, namun aku akan lebih bahagia, saat dia juga bahagia, meski itu tidak denganku

Keadaanku yang semakin lemah membuatku tidak pantas disampingnya, dia juga berhak mencari kebahagiaannya sendiri

Aku ikhlas kehilangannya bukan karena aku tak lagi cinta, tapi dengan kehilangannya aku tau dia lebih bahagia tanpa aku

Hidupnya akan tenang dan damai jika aku sudah benar-benar melepaskan cintaku

Perlahan namun pasti, kuatku akan bertambah karena aku yakin Tuhan ada mendampingiku

Kuat KarenaMu

Tidak ada satu katapun yang bisa aku ucapkan

Tidak tau apa yang harus aku katakan

Aku hanya bisa diam, menahan diri dan ikhlas melihat orang yang sangat berarti bagiku pergi meninggalkanku

Inilah hidupku yang penuh luka oleh rasa bersalah yang tak kunjung usai

Tuhan, apakah aku tidak layak mendapatkan kata maaf? Apakah aku harus terus terjebak dalam kegelapan?

Inikah cinta yang sesungguhnya? Atau ini hanya cinta semu yang menimbulkan kebodohan?

Karena  sayang aku jadi bodoh dan membenci diriku sendiri

Karena sayang aku telah korbankan segalanya yang katanya adalah kesalahanku?

Apakah masih ada cinta itu untukku?Atau aku harus juga menyimpan cintaku sampai akhir hidupku?

Tidak semua orang bisa memahami apa yang aku rasakan dan apa yang aku lakukan

Setiap ada kesempatan, aku dipojokkan dan dijatuhkan pada satu rasa yang aneh

Tuhan, jika cinta ini tidak layak untuk aku pertahankan, beri aku kekuatan untuk melepaskannya

Tuhan tentu tau apa saja yang ia katakan padaku sampai aku pun tak bisa berbuat apa-apa

Jika cintaku tak terbalas, tak masalah bagiku, setidaknya aku punya kesempatan menjadi harapan orang lain

Aku tidak mau menjadi beban orang lain, sama seperti pesan orang tuaku kepadaku, lebih baik aku kehilangan cinta manusia daripada aku kehilangan cinta dalam diri

Ketika aku harus kehilangan apa yang sudah aku genggam, aku menahannya dan aku bilang kepada Tuhan, “Aku belum siap kehilangan dia Tuhan, mengapa Kau mengambilnya begitu cepat?”

Tapi kadang aku juga berpikir, saat aku terus mempertahankan dia, itu artinya aku egois dan jahat karena aku membuatnya tidak bahagia setiap hari

Mungkin dengan melepaskan orang yang aku cintai, aku pun mengerti kalau bahagianya tidaklah untukku perjuangkan

Ini memang berat tapi aku sadar, dia tidak bahagia bersamaku dan aku pun menyadari dia lebih bahagia tanpaku karena aku hanyalah beban

Karena aku sayang, aku tepiskan semua rasa takut kehilangan itu, beranikan diri untuk melepaskannya untuk orang yang lebih membutuhkannya daripada aku

Aku hanya bergantung padaMu Tuhan, sumber kekuatanku

Aku lemah dan rentan tanpaMu

Jadikan aku perempuan yang tegar, penuh cinta dalam penderitaan, kuat menembus badai

Karena Engkau aku kuat dimana Engkau adalah alasanku untuk bertahan

Dari Hati

Memendam rasa dan menutup diri karena aku sudah rela ini semua terjadi

Walaupun aku melihat tidak ada lagi harapan, aku tidak bisa berhenti menunggu dan terus berharap

Aku tidak mau terlarut dalam kesedihan terus menerus, tapi aku tidak bisa bohong juga betapa beratnya cobaan ini

Semua orang hanya bilang, “Sabar, namanya juga cobaan.”

Ya ini memang cobaan hidupku, tenggelam dalam rasa sedih, takut, ragu, bimbang dan sangat terpukul

Tidak hanya aku yang menderita, tapi dia juga menderita karena aku, dan aku tidak bisa berbuat apa-apa

Semua yang aku lakukan dan katakan selalu salah dimata orang

Mungkin aku terlalu bodoh karena aku terlalu sayang dengannya

Sayangku kadang kasat mata dan tidak terlihat oleh perlakuanku

Tanpa aku sadari, aku sudah terbunuh oleh rasa sayangku sendiri

Karena sayang aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk membela diriku sendiri

Aku ikhlas dengan kesendirianku dan aku bersyukur pernah merasakan kebahagiaan bersama orang pilihanku sendiri

Karena sayang aku diperlakukan istimewa dalam setiap titik penderitaanku

Saat tau semuanya sudah hilang, ada rasa ingin mati saat itu juga, aku merasa seorang diri dan aku benar-benar kesepian

Aku tidak menuntut banyak hal dalam sebuah hubungan, aku hanya ingin menjadi diriku sendiri

Jika diriku tidak pernah cukup untuk membahagiakan satu orang, aku minta maaf

Aku memang tidak sempurna dan sampai kapanpun tidak akan bisa jadi sempurna

Karena kekuranganku, aku ditinggal sendirian dan aku berada dirasa bersalah yang tidak pernah usai

Setiap kata-kata kutuk yang ia keluarkan aku doakan agar menjadi berkat bagiku

Aku tidak perduli apa yang ada dipikirannya tentang aku, yang aku tau dan aku sadari adalah perasaanku tidak juga berubah

Andai aku bisa mempertahankan, apakah aku bisa bahagia dikemudian hari?

Aku tidak mau orang yang aku sayangi menderita karena aku, dan saat ini aku hanya bisa diam dalam doa

Tuhan, aku tau ini kejam dan menyakitkan, tapi aku sayang menggunakan hati, aku peduli dari hati

Jadikan hatiku seperti hatiMu yang tegar dan kuat walaupun terluka, tumbuhkan lagi hati melayani yang sempat pergi dariku karena aku membutuhkannya

Tak apa aku dipandang rendah, dilempari caci maki, dihina, direndahkan oleh orang yang aku sayangi karena aku sadar, aku bukan orang hebat, bukan orang besar dan bukan pahlawan

Aku hanya ingin melayani dan mencintai dari hati karena hati adalah hartaku yang berharga

Pengorbananku mungkin sia-sia dan tidak berarti, tapi aku tidak punya pilihan lain selain melepaskan

Aku hanya ingin mengatakan, “Aku selalu menunggumu walaupun kamu membenciku dan sangat tidak mengharapkan kehadiranku lagi. “

Dialog dengan Tuhan

Harusnya hari ini adalah hari yang penuh sukacita untukku, namun tidak untuk kali ini

Hari ini aku melihat banyak kelabu dimana-mana tapi dikelilingi dengan warna-warni pelangi

Aku bersyukur karena masih ada pelangi itu didepanku sehingga aku tidak terlarut dalam kesedihan yang lama

Mungkin ini adalah yang terbaik dan harus aku jalani dengan lapang dada

Andai Tuhan bisa bertanya dan aku bisa berdialog denganNya,

Tuhan Yesus: “Hai anakKu, bagaimana dengan kabarmu hari ini?”

Aku: “Jujur, aku sedih Tuhan 😦 Apakah ini yang terbaik untukku?”

Tuhan Yesus: “Kamu sedih karena kehilangan orang yang sangat kamu sayangi itu lagi?”

Aku: “Ya aku sedih karena dia. Aku ingin menangis tidak bisa, aku hanya bisa diam sambil memendam semuanya sendiri. Mengapa aku harus kehilangan seperti ini, Tuhan?”

Tuhan Yesus: “Aku tidak membiarkanmu kehilangan orang yang sangat berarti bagimu, hanya saja Aku ingin kamu kembalikan dia untukKu dan Aku akan memberimu penggantinya. Percayalah kepadaKu.”

Aku: “Apakah aku selalu salah dalam hubungan  ini? Apakah aku pantas disayangi dengan segala kekuranganku? Apakah aku tidak pantas dipercaya lagi karena aku ketakutan?”

Tuhan Yesus: “Semuanya terjadi karena aku percaya padamu. Kamu kuat karena kamu membiarkanKu tinggal bersamamu. Biarkan dia menilaimu buruk karena dia merasa kamu berbohong padanya, tapi bagiKu penjelasanmu sudah lebih dari cukup. Beristirahatlah, berdoalah bersamaKu dan izinkan Aku yang mengerjakan sisanya. Aku tidak akan meninggalkanmu dalam duka atau sakit, justru Aku datang dan tinggal dihatimu.”

Aku: “Apakah aku sanggup menjalani ini semua? Aku lelah, Tuhan 😥  Semuanya begitu berat kurasakan, dan begitu menyakitkan…

Tuhan Yesus: “Tidak ada badai yang tidak akan berlalu, semuanya akan hilang seiring berjalannya waktu. Aku akan selalu memberikan yang terbaik diwaktu yang tepat.”

Aku: “Bolehkah aku meminta sesuatu?”

Tuhan Yesus: “Tentu saja.”

Aku: “Tolong jaga dia untukku, Tuhan. Aku tidak tau bagaimana keadaan dan perasaannya padaku saat ini. Aku pasrahkan hubungan ini kepadaMu. Aku percaya Engkau akan selalu melindunginya dari bahaya dan membahagiakannya. Seperti yang Engkau ketahui, hari ini adalah ulang tahun hubunganku dengannya, walaupun hubungan ini sudah selesai. Tapi aku tetap ingin merayakannya sendiri untuk menghibur diriku bersamaMu.”

Tuhan Yesus: “AnakKu, dia juga anak pilihanKu, tentu Aku akan menjaganya sama seperti Aku menjagamu, kamu tidak perlu khawatirkan itu. Percayakan dia padaKu dan aku akan memberimu damai sukacita saat kamu melepaskannya untukKu.”

Aku: “Ya Tuhan.. aku percaya padaMu dan aku kembalikan dia padaMu. Terima kasih Tuhan 🙂

Tidak ada lagi kata-kata yang bisa aku ucapkan…

Aku hanya bisa ikhlas menerima kejadian ini dan melanjutkan hidupku dengan semangat baru

Hanya doa yang bisa mendekatkanku dengan orang yang sangat aku sayangi, walaupun dia sudah pergi

Aku hanya bisa diam dan menutupi semua yang sedang aku alami karena aku percaya Tuhan lebih mengerti luka ini daripada aku yang merasakan…

Tidak apa aku dianggap bohong dan penuh dusta, tidak masalah orang bilang aku egois dan tidak mau mengerti keadaan dan perasaan orang lain..

Aku ikhlas dengan itu semua dan aku bersyukur masih ada waktu untuk memperbaiki diri

Dengan melepaskan aku tau, dia lebih bahagia tanpa aku disampingnya lagi, walau aku belum rela kehilangannya..

Tapi aku harus rela, demi diriku dan untuk semuanya yang menunggu senyumku kembali terlukis diwajahku

Terakhir, aku hanya ingin mengucapkan “Happy Anniversary untuk diriku sendiri”, tanpa dia disampingku lagi…

Pendam semua rasa sedih dan rindu dalam hati, biarlah Tuhan yang mengubah duka menjadi sukacita… aku percaya Tuhan itu baik, seburuk apapun hari ini…

Hanya Keikhlasan

Aku ingin menyerah tapi tak bisa

Aku rindu tapi tak bisa berbuat apa-apa, aku hanya bisa berdoa dan berharap

Disaat semua yang aku lakukan terasa sangat sia-sia, aku hanya bisa menutupinya dan berdoa agar aku selalu ikhlas dengan semua yang sudah aku lepaskan

Tuhan, kalau boleh jujur, aku tak sanggup menjalani beban ini, terasa berat dan sangat menguji mentalku

Walaupun aku tau masih banyak orang diluar sana yang mengalami cobaan berat melebihi cobaanku

Aku tau dan selalu ingat, tidak ada cobaan yang tidak bisa aku lewati karena itu tidak pernah melewati batas kemampuanku

Aku sebenarnya kuat dan mampu, hanya saja aku tidak percaya dengan kemampuanku sendiri

Tuhan, jika dengan kejadian ini membuatku sangat terluka, kuatkan aku dalam pengharapanMu… jadikan aku kuat seperti Engkau yang kuat dalam penderitaanMu

Sembuhkan luka batinku yang tak kunjung hilang, dekap aku dengan janjiMu dan jadikan aku saksi cintaMu lewat kisah hidupku

Aku sadar, aku tak pantas Engkau kasihi karena aku orang berdosa, namun karena pengorbanan dan cintaMu aku bertahan di dunia ini dengan segala kerapuhannya

Aku rapuh tanpa cintaMu… gelap dan tersesat dalam kegalauanku sendiri

Engkau tidak inginkan aku menyerah sampai disini saja, maka aku pun tak pernah putus doa serta harapan

Tepiskan semua rasa khawatir walau itu sangatlah sulit, dan aku selalu berharap disetiap detik penantianku, akan ada yang kembali, meski aku tidak tau kapan akan kembali

Bagaimana jika tidak? Ya, itulah kehendakMu Tuhan, yang terbaik bagi diriku dan juga masa depanku, walau aku sangat takut kehilangan permata hatiku..

Jika Tuhan ingin mengambilnya dari padaku, ikhlas adalah satu-satunya yang membuatku kuat dan merelakannya demi orang yang lebih membutuhkannya…