Air Mata

Ingin menangis tapi tak bisa, disisi lain aku tak kuat menahan ini semua

Aku hanya ingin tegar karena tidak ada lagi yang bisa menolongku selain diriku sendiri

Aku berjuang untuk masa depanku, walaupun aku seorang diri

Kesepian dan sedih sudah menjadi makananku sehari-hari

Terkadang aku merasa  aku tidak berharga

Tidak pernah ada orang mau mendampingi orang yang lemah dan hanya jadi beban

Karena kekuranganku, aku sudah melukai banyak orang

Aku harus melepaskannya karena aku tidak bisa membahagiakannya sama sekali

Hanya ada emosi dan air mata yang terus terjadi dalam hubungan ini

Karena cinta aku jadi kuat tapi kadang cinta juga harus berani

Berani kehilangan harta demi kebahagiaan orang lain

Aku sangat menyayangi seseorang tapi aku tidak bisa mengatakan aku sayang padanya

Yang dia tau aku ini selalu berbohong dan menjadi bebannya

Dia pernah bilang, bagaimana orang bisa menerimaku karena aku sangat lamban?

Dia sering bilang, masih banyak orang yang bisa mengerti dia dan menuruti keinnginannya

Katanya masih banyak orang yang lebih baik daripada aku

Setiap kali mendengarnya, aku hanya bisa diam sambil menangis

Akupun berpikir, mungkin benar kata orang tuaku, aku ini hanya beban dan aku jadi merasa tidak pantas dicintai

Dia juga pernah bilang, aku ini egois..

Tapi ya sudahlah, air yang jatuh tidak bisa lagi kembali ke atas

Setiap pergumulan yang aku lewati, aku tau itu bisa menguatkan aku untuk lebih dekat dengan Tuhan, mengandalkanNya karena aku tau hanya Dia yang memahamiku

Aku butuh Tuhan dalam hidupku agar aku kuat menghadapi pencobaan ini

Karena aku yakin, walaupun orang yang aku sayangi pergi, Tuhan tidak pernah pergi dariku

Karena cinta, aku berani melepaskan dan memberikannya kepada orang yang lebih membutuhkannya

Aku juga sangat membutuhkannya dihidupku, tapi aku sadar dia tidak bahagia bersamaku

Aku sedih harus melepaskan dan juga kehilangan, namun aku akan lebih bahagia, saat dia juga bahagia, meski itu tidak denganku

Keadaanku yang semakin lemah membuatku tidak pantas disampingnya, dia juga berhak mencari kebahagiaannya sendiri

Aku ikhlas kehilangannya bukan karena aku tak lagi cinta, tapi dengan kehilangannya aku tau dia lebih bahagia tanpa aku

Hidupnya akan tenang dan damai jika aku sudah benar-benar melepaskan cintaku

Perlahan namun pasti, kuatku akan bertambah karena aku yakin Tuhan ada mendampingiku

Kuat KarenaMu

Tidak ada satu katapun yang bisa aku ucapkan

Tidak tau apa yang harus aku katakan

Aku hanya bisa diam, menahan diri dan ikhlas melihat orang yang sangat berarti bagiku pergi meninggalkanku

Inilah hidupku yang penuh luka oleh rasa bersalah yang tak kunjung usai

Tuhan, apakah aku tidak layak mendapatkan kata maaf? Apakah aku harus terus terjebak dalam kegelapan?

Inikah cinta yang sesungguhnya? Atau ini hanya cinta semu yang menimbulkan kebodohan?

Karena  sayang aku jadi bodoh dan membenci diriku sendiri

Karena sayang aku telah korbankan segalanya yang katanya adalah kesalahanku?

Apakah masih ada cinta itu untukku?Atau aku harus juga menyimpan cintaku sampai akhir hidupku?

Tidak semua orang bisa memahami apa yang aku rasakan dan apa yang aku lakukan

Setiap ada kesempatan, aku dipojokkan dan dijatuhkan pada satu rasa yang aneh

Tuhan, jika cinta ini tidak layak untuk aku pertahankan, beri aku kekuatan untuk melepaskannya

Tuhan tentu tau apa saja yang ia katakan padaku sampai aku pun tak bisa berbuat apa-apa

Jika cintaku tak terbalas, tak masalah bagiku, setidaknya aku punya kesempatan menjadi harapan orang lain

Aku tidak mau menjadi beban orang lain, sama seperti pesan orang tuaku kepadaku, lebih baik aku kehilangan cinta manusia daripada aku kehilangan cinta dalam diri

Ketika aku harus kehilangan apa yang sudah aku genggam, aku menahannya dan aku bilang kepada Tuhan, “Aku belum siap kehilangan dia Tuhan, mengapa Kau mengambilnya begitu cepat?”

Tapi kadang aku juga berpikir, saat aku terus mempertahankan dia, itu artinya aku egois dan jahat karena aku membuatnya tidak bahagia setiap hari

Mungkin dengan melepaskan orang yang aku cintai, aku pun mengerti kalau bahagianya tidaklah untukku perjuangkan

Ini memang berat tapi aku sadar, dia tidak bahagia bersamaku dan aku pun menyadari dia lebih bahagia tanpaku karena aku hanyalah beban

Karena aku sayang, aku tepiskan semua rasa takut kehilangan itu, beranikan diri untuk melepaskannya untuk orang yang lebih membutuhkannya daripada aku

Aku hanya bergantung padaMu Tuhan, sumber kekuatanku

Aku lemah dan rentan tanpaMu

Jadikan aku perempuan yang tegar, penuh cinta dalam penderitaan, kuat menembus badai

Karena Engkau aku kuat dimana Engkau adalah alasanku untuk bertahan

Dari Hati

Memendam rasa dan menutup diri karena aku sudah rela ini semua terjadi

Walaupun aku melihat tidak ada lagi harapan, aku tidak bisa berhenti menunggu dan terus berharap

Aku tidak mau terlarut dalam kesedihan terus menerus, tapi aku tidak bisa bohong juga betapa beratnya cobaan ini

Semua orang hanya bilang, “Sabar, namanya juga cobaan.”

Ya ini memang cobaan hidupku, tenggelam dalam rasa sedih, takut, ragu, bimbang dan sangat terpukul

Tidak hanya aku yang menderita, tapi dia juga menderita karena aku, dan aku tidak bisa berbuat apa-apa

Semua yang aku lakukan dan katakan selalu salah dimata orang

Mungkin aku terlalu bodoh karena aku terlalu sayang dengannya

Sayangku kadang kasat mata dan tidak terlihat oleh perlakuanku

Tanpa aku sadari, aku sudah terbunuh oleh rasa sayangku sendiri

Karena sayang aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk membela diriku sendiri

Aku ikhlas dengan kesendirianku dan aku bersyukur pernah merasakan kebahagiaan bersama orang pilihanku sendiri

Karena sayang aku diperlakukan istimewa dalam setiap titik penderitaanku

Saat tau semuanya sudah hilang, ada rasa ingin mati saat itu juga, aku merasa seorang diri dan aku benar-benar kesepian

Aku tidak menuntut banyak hal dalam sebuah hubungan, aku hanya ingin menjadi diriku sendiri

Jika diriku tidak pernah cukup untuk membahagiakan satu orang, aku minta maaf

Aku memang tidak sempurna dan sampai kapanpun tidak akan bisa jadi sempurna

Karena kekuranganku, aku ditinggal sendirian dan aku berada dirasa bersalah yang tidak pernah usai

Setiap kata-kata kutuk yang ia keluarkan aku doakan agar menjadi berkat bagiku

Aku tidak perduli apa yang ada dipikirannya tentang aku, yang aku tau dan aku sadari adalah perasaanku tidak juga berubah

Andai aku bisa mempertahankan, apakah aku bisa bahagia dikemudian hari?

Aku tidak mau orang yang aku sayangi menderita karena aku, dan saat ini aku hanya bisa diam dalam doa

Tuhan, aku tau ini kejam dan menyakitkan, tapi aku sayang menggunakan hati, aku peduli dari hati

Jadikan hatiku seperti hatiMu yang tegar dan kuat walaupun terluka, tumbuhkan lagi hati melayani yang sempat pergi dariku karena aku membutuhkannya

Tak apa aku dipandang rendah, dilempari caci maki, dihina, direndahkan oleh orang yang aku sayangi karena aku sadar, aku bukan orang hebat, bukan orang besar dan bukan pahlawan

Aku hanya ingin melayani dan mencintai dari hati karena hati adalah hartaku yang berharga

Pengorbananku mungkin sia-sia dan tidak berarti, tapi aku tidak punya pilihan lain selain melepaskan

Aku hanya ingin mengatakan, “Aku selalu menunggumu walaupun kamu membenciku dan sangat tidak mengharapkan kehadiranku lagi. “

Dialog dengan Tuhan

Harusnya hari ini adalah hari yang penuh sukacita untukku, namun tidak untuk kali ini

Hari ini aku melihat banyak kelabu dimana-mana tapi dikelilingi dengan warna-warni pelangi

Aku bersyukur karena masih ada pelangi itu didepanku sehingga aku tidak terlarut dalam kesedihan yang lama

Mungkin ini adalah yang terbaik dan harus aku jalani dengan lapang dada

Andai Tuhan bisa bertanya dan aku bisa berdialog denganNya,

Tuhan Yesus: “Hai anakKu, bagaimana dengan kabarmu hari ini?”

Aku: “Jujur, aku sedih Tuhan 😦 Apakah ini yang terbaik untukku?”

Tuhan Yesus: “Kamu sedih karena kehilangan orang yang sangat kamu sayangi itu lagi?”

Aku: “Ya aku sedih karena dia. Aku ingin menangis tidak bisa, aku hanya bisa diam sambil memendam semuanya sendiri. Mengapa aku harus kehilangan seperti ini, Tuhan?”

Tuhan Yesus: “Aku tidak membiarkanmu kehilangan orang yang sangat berarti bagimu, hanya saja Aku ingin kamu kembalikan dia untukKu dan Aku akan memberimu penggantinya. Percayalah kepadaKu.”

Aku: “Apakah aku selalu salah dalam hubungan  ini? Apakah aku pantas disayangi dengan segala kekuranganku? Apakah aku tidak pantas dipercaya lagi karena aku ketakutan?”

Tuhan Yesus: “Semuanya terjadi karena aku percaya padamu. Kamu kuat karena kamu membiarkanKu tinggal bersamamu. Biarkan dia menilaimu buruk karena dia merasa kamu berbohong padanya, tapi bagiKu penjelasanmu sudah lebih dari cukup. Beristirahatlah, berdoalah bersamaKu dan izinkan Aku yang mengerjakan sisanya. Aku tidak akan meninggalkanmu dalam duka atau sakit, justru Aku datang dan tinggal dihatimu.”

Aku: “Apakah aku sanggup menjalani ini semua? Aku lelah, Tuhan 😥  Semuanya begitu berat kurasakan, dan begitu menyakitkan…

Tuhan Yesus: “Tidak ada badai yang tidak akan berlalu, semuanya akan hilang seiring berjalannya waktu. Aku akan selalu memberikan yang terbaik diwaktu yang tepat.”

Aku: “Bolehkah aku meminta sesuatu?”

Tuhan Yesus: “Tentu saja.”

Aku: “Tolong jaga dia untukku, Tuhan. Aku tidak tau bagaimana keadaan dan perasaannya padaku saat ini. Aku pasrahkan hubungan ini kepadaMu. Aku percaya Engkau akan selalu melindunginya dari bahaya dan membahagiakannya. Seperti yang Engkau ketahui, hari ini adalah ulang tahun hubunganku dengannya, walaupun hubungan ini sudah selesai. Tapi aku tetap ingin merayakannya sendiri untuk menghibur diriku bersamaMu.”

Tuhan Yesus: “AnakKu, dia juga anak pilihanKu, tentu Aku akan menjaganya sama seperti Aku menjagamu, kamu tidak perlu khawatirkan itu. Percayakan dia padaKu dan aku akan memberimu damai sukacita saat kamu melepaskannya untukKu.”

Aku: “Ya Tuhan.. aku percaya padaMu dan aku kembalikan dia padaMu. Terima kasih Tuhan 🙂

Tidak ada lagi kata-kata yang bisa aku ucapkan…

Aku hanya bisa ikhlas menerima kejadian ini dan melanjutkan hidupku dengan semangat baru

Hanya doa yang bisa mendekatkanku dengan orang yang sangat aku sayangi, walaupun dia sudah pergi

Aku hanya bisa diam dan menutupi semua yang sedang aku alami karena aku percaya Tuhan lebih mengerti luka ini daripada aku yang merasakan…

Tidak apa aku dianggap bohong dan penuh dusta, tidak masalah orang bilang aku egois dan tidak mau mengerti keadaan dan perasaan orang lain..

Aku ikhlas dengan itu semua dan aku bersyukur masih ada waktu untuk memperbaiki diri

Dengan melepaskan aku tau, dia lebih bahagia tanpa aku disampingnya lagi, walau aku belum rela kehilangannya..

Tapi aku harus rela, demi diriku dan untuk semuanya yang menunggu senyumku kembali terlukis diwajahku

Terakhir, aku hanya ingin mengucapkan “Happy Anniversary untuk diriku sendiri”, tanpa dia disampingku lagi…

Pendam semua rasa sedih dan rindu dalam hati, biarlah Tuhan yang mengubah duka menjadi sukacita… aku percaya Tuhan itu baik, seburuk apapun hari ini…

Hanya Keikhlasan

Aku ingin menyerah tapi tak bisa

Aku rindu tapi tak bisa berbuat apa-apa, aku hanya bisa berdoa dan berharap

Disaat semua yang aku lakukan terasa sangat sia-sia, aku hanya bisa menutupinya dan berdoa agar aku selalu ikhlas dengan semua yang sudah aku lepaskan

Tuhan, kalau boleh jujur, aku tak sanggup menjalani beban ini, terasa berat dan sangat menguji mentalku

Walaupun aku tau masih banyak orang diluar sana yang mengalami cobaan berat melebihi cobaanku

Aku tau dan selalu ingat, tidak ada cobaan yang tidak bisa aku lewati karena itu tidak pernah melewati batas kemampuanku

Aku sebenarnya kuat dan mampu, hanya saja aku tidak percaya dengan kemampuanku sendiri

Tuhan, jika dengan kejadian ini membuatku sangat terluka, kuatkan aku dalam pengharapanMu… jadikan aku kuat seperti Engkau yang kuat dalam penderitaanMu

Sembuhkan luka batinku yang tak kunjung hilang, dekap aku dengan janjiMu dan jadikan aku saksi cintaMu lewat kisah hidupku

Aku sadar, aku tak pantas Engkau kasihi karena aku orang berdosa, namun karena pengorbanan dan cintaMu aku bertahan di dunia ini dengan segala kerapuhannya

Aku rapuh tanpa cintaMu… gelap dan tersesat dalam kegalauanku sendiri

Engkau tidak inginkan aku menyerah sampai disini saja, maka aku pun tak pernah putus doa serta harapan

Tepiskan semua rasa khawatir walau itu sangatlah sulit, dan aku selalu berharap disetiap detik penantianku, akan ada yang kembali, meski aku tidak tau kapan akan kembali

Bagaimana jika tidak? Ya, itulah kehendakMu Tuhan, yang terbaik bagi diriku dan juga masa depanku, walau aku sangat takut kehilangan permata hatiku..

Jika Tuhan ingin mengambilnya dari padaku, ikhlas adalah satu-satunya yang membuatku kuat dan merelakannya demi orang yang lebih membutuhkannya…

Tidak Layak

Ada saatnya aku ingin berhenti melangkah, menghapus semua yang menjadi bebanku, sehingga aku bisa terlepas dari tawanan jiwaku

Aku pergi karena aku menyadari kalau kehadiranku sangatlah tidak dihargai

Tidak dinilai berharga karena aku sadar aku tidak layak dicintai lagi oleh laki-laki manapun

Aku tidak bisa membahagiakan laki-laki sedangkan aku sendiri sangat menderita

Menderita karena sifatku yang buruk dan tidak bisa diterima oleh siapa pun

Mereka bilang aku egois, jahat dan tidak mengerti perasaan mereka yang otoriter

Tapi mereka tidak tau bagaimana rasanya saat aku harus berjuang untuk melakukan hal yang tidak aku sukai

Aku bukanlah orang yang hebat karena aku mampu membuang orang dalam hidupku, tapi justru karena aku tau sakitnya dibuang, aku tidak pernah sanggup untuk melakukannya

Mungkin mereka bertanya-tanya, mengapa aku tidak mau melakukan pengorbanan kecil itu untuk mereka?

Apakah cinta harus dibuktikan dengan kebencian terhadap masa lalu?

Aku mengundurkan diri karena aku tau ternyata pengorbananku dimasa lalu tidaklah dihargai

Tekanan demi tekanan aku lalui meski dalam kesakitan yang luar biasa

Aku menutupi remuknya jiwaku dengan air mata, kusimpan hancurnya hatiku saat aku tau aku tidak dipercayai lagi

Mungkin inilah akhir perjuanganku untuk memperjuangkan impianku

Aku sudah kehilangan impianku kini… dan aku bersyukur atas kesempatan untuk melihat pelangi harapan yang lain

Sekarang, aku hanya punya doa untuk mereka yang berpikir kalau aku ini tidak mencintai mereka

Ya, aku tau aku lemah, sangat lemah… tidak akan ada seorangpun yang mau menanggung aku…

Aku hanya punya Tuhan Yesus saat ini yang menopangku… aku tidak punya lagi cinta untuk menguatkan aku selain keluarga

Hilang sudah harapanku… kutinggalkan harapanku dalam tangan Tuhan, biarlah yang terjadi adalah kehendakNya

Aku manusia, hanya bisa berencana dan melepaskan… seberat apapun aku melangkah pasti akan terlewati

Tidak ada kata-kata yang bisa kuungkapkan lagi selain doa dan harapan

Ini bukanlah akhir dari segalanya, tapi ini adalah titik balik hidupku untuk lebih memahami siapa aku sebenarnya

Untuk kamu disana, tenanglah jiwamu disana oleh karena kediamanku, pergilah dengan membawa semua dendammu dan sakit hatimu, jadilah dirimu kelabu berwarna bersama mimpimu yang tertunda, kata maafku tak pernah cukup untuk membuatmu mengerti siapa aku, cintamu hilang, namun menjadi kenanganku yang berharga, terima kasih sudah mengajarkanku arti kuat dalam kelemahan, karena aku tau aku hanya menyakitimu setiap hari dan semoga aku masih bisa melihat senyumanmu diakhir waktuku, meski kamu sudah dengan orang lain

Diam dalam Diriku

Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri, tanpa harus menjadi orang lain demi kebahagiaan satu orang

Tidak perlu kejam jika memang tidak bisa kejam, tidak perlu benci saat sudah ada cinta didalam hati

Jika aku tidak pantas untuk dicintai dan dipercayai, maka aku akan pergi ketempat yang membuatku merasa damai

Menunggulah sampai kamu sudah merasa lelah, sampai kamu lupa menghitung waktu… diamlah sampai dia mengerti arti dari bahasa diammu

Biarkan suaramu bergema dalam sunyi, sehingga hanya Tuhan yang mendengar keluhanmu

Menangis pilu dalam beban, berteriak dalam sakit

Ego menutup komunikasi, membuka jalan mendekat kepada Tuhan

Aku belajar tegar walau tak banyak bicara, aku mendengar kata-kata yang menusuk jiwa, melebur kebencian….

Kusimpan semua yang kurasa dalam hati, penuh diam dan rahasia

Berharap hanya Tuhan yang mengerti dibalik rahasia hatiku yang sedang ketakutan

Ya, takut untuk jujur bahwa aku merindukan suatu dukungan positif

Aku merindukan dekapannya yang hangat, penuh cerita indah

Kekerasan hati dilawan ketenangan hati… diam seribu bahasa, mengubah jalan pikirku

Inikah yang Engkau inginkan, Tuhan? Dimana lagi harus aku cari sumber kekuatan kalau tidak dari Engkau?

Selalu ada orang yang tidak bisa memahami apa yang aku lakukan, tetapi Engkau, Tuhan yang memahamiku lebih dari apa yang sanggup aku jelaskan…..

Saat aku bingung, tidak tau harus berkata apa, aku hanya bisa berdoa, mohon ketenangan sehingga badai ini pun akan menjadi sejarahku

Aku rindu tapi aku juga hanya bisa menanti yang terbaik

Jika aku harus kehilangan harapanku dan kekasihku, kuikhlaskan itu kepadaMu… aku kembalikan semua yang kupunya dan yang kurasa kepadaMu

Aku lepaskan kisah bahagiaku yang berat dan pilu menjadi lentera cintaku untuk kesaksianku di masa depan

Aku bukanlah orang sempurna yang lepas dari emosi dan luka, namun dari kebaikanku aku bercerita tentang mimpiku

Aku bukan orang baik, aku tidak selalu punya cinta untuk jutaan manusia, tapi apakah salah jika aku ingin menjadi bintang bagi orang lain?

Mungkin aku tidak dibutuhkan, maka dari itu aku bertanya-tanya siapakah aku ini? Sampai-sampai aku tidak bisa menjadi apa yang orang lain inginkan?

Tuhan, jika aku hanya punya satu nyawa untuk satu putaran kehidupan, aku ingin menjadi secercah cahaya dalam gelap, menjadi sepertiMu, meski harus melepas banyak hal

Aku merindukan kasihMu hidup dalam kalbuku, damaiMu menuntun langkahku dan menjadikanku sesuai kehendakMu

Aku belajar memahami sampai aku lupa aku sendiri terluka oleh karena kebodohanku