Penulis Rencana


Tuhan, aku memang bukan manusia yang baik

banyak kesalahan yang aku perbuat

apa masih ada pintu maaf untukku?

beginikah caraMu untuk menghukumku?

Tuhan, kadang aku tidak mengerti perasaanku sendiri

mengapa aku bisa sebodoh itu?

aku sadar aku bukan perencana mutlak, aku tidak bisa merencanakan sesuatu secara sempurna

aku bukan seperti Engkau yang bisa merancang dan menentukan sesuatu dalam kehidupan seseorang

sebagai manusia, aku hanya bisa berencana dan berusaha serta berharap agar semua dapat berjalan dengan baik

tapi banyak kenyataan pahit yang aku terima

setelah itu yang bisa aku lakukan hanyalah bersyukur dan mengerti dari makna semua itu

serta bersabar menghadapi kemungkinan yang lainnya

tapi harus bersabar yang seperti apa agar aku mendapat sesuatu yang bermakna dari suatu peristiwa?

Tuhan, seperti yang Engkau tau, aku hanyalah manusia biasa yang terus berharap

walau aku tau harapanku tidak semuanya akan terjadi

mungkin masih ada harapan untuk melihat pelangi Tuhan?

haruskah aku berhenti berharap dan berusaha atau mungkin sebaliknya?

Tuhan penulis rencana hidupku, aku serahkan semua rencana-rencanaku ke dalam kitabMu

di dalam sanalah aku bisa tenang dan tak perlu khawatir

bantulah dan kuatkanlah pondasi imanku agar aku tidak jauh dariMu

aku takut apabila sudah jauh dariMu

hanya padaMulah aku berharap dan bercerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s