Takut


Tuhan, aku juga ingin merasakan apa itu cinta

apa itu menjalin hubungan serius dengan orang yang aku cintai

mencintai seseorang dengan setulus hati

menjaga hati dan saling menguatkan dikala diterpa masalah

tapi untungnya aku sadar Tuhan

bahwa aku tidak tau apa-apa tentang masa depanku sendiri

yang bisa aku lakukan adalah terus melangkah dan terus berharap

atau memang di usia 19 tahun ini, belum waktunya bagiku untuk menikmati masa-masa itu

Kau masih memberikanku kesempatan untuk menikmati kesendirianku yang mungkin akan segera berakhir

tapi apakah aku salah jika aku memimpikan dan mengkhayalkan sosok seseorang lelaki di hidupku ini?

aku bersyukur pernah dicintai dan disukai namun kapan aku bisa membalas itu semua?

kapankah kesiapan hatiku ini untuk lebih jauh lagi?

Tuhan, kalau mau jujur, aku takut melihat masa depanku, dengan siapa aku akan meletakan hatiku dan juga harapanku

aku takut Tuhan untuk berharap terlalu jauh

kadang aku tidak sanggup membayangkan masa depanku

keluargaku, pasangan hidupku dan juga sahabat-sahabatku

itu membuatku takut dengan kehadiran seseorang yang aneh dan asing bagiku

tapi aku harus tetap tegar dan bersyukur meski aku takut untuk melangkah terlalu jauh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s