Tidak Ada yang Abadi


mencintai dan dicintai adalah dua hal yang berbeda

mungkin proses dicintai itu sudah tidak ada lagi

semuanya telah hilang dan mungkin akan sukar kembali

inilah saatnya bagiku untuk melupakan cinta itu

bagaimanapun aku tidak pernah bisa untuk membalasnya

jadi sudah semestinya dia menemukan orang lain dalam hidupnya

terlebih lagi aku tidak pernah ikut campur dalam kehidupannya secara langsung

tidak pernah menyentuh wujudnya sama sekali

meski aku sedih karena kehilangan cinta semu itu, tapi aku bersyukur diberi kesempatan untuk mengalaminya

dan mungkin kisah cinta semu itu sudah berakhir dan tidak akan pernah kembali lagi

akan terus hidup di dalam kenangan saja walaupun itu akan membuatku sedih

inikah saat yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal pada cinta itu?

ya, sudah saatnya aku kembali ke masa-masaku sebelum itu terjadi

menjadi diriku yang dulu

hidup bebas tanpa ada dia

mungkin benar dia bukan orang yang dipilihkan Tuhan untukku

jadi aku tidak perlu memperjuangkannya sama sekali

meskipun demikian aku akan terus berjuang demi diriku sendiri

dan ini adalah bukti nyata bahwa tidak mudah meletakkan kepercayaan kepada seseorang terlebih yang tidak pernah ditemui sebelumnya serta di dunia ini tidak ada yang abadi

semuanya akan berubah dan menghilang seiring berjalannya waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s