Rela dan Ikhlas


Bapa, jangan biarkan air mata ini jatuh lagi

aku sedih, aku takut, aku kecewa dan aku patah hati

ini memang keputusan yang berat, tapi aku tau Bapa ini harus aku jalani

mungkin ini yang terbaik yang bisa aku lakukan

aku tidak mau melukai siapapun dan aku juga tidak mau mencari musuh

aku ikhlas untuk melakukan ini

asal ia bahagia dan tidak dimarahi, aku senang

aku rela mengalah demi dia

dan aku sadar, sudah seharusnya begini

kalau aku tau akan ada perpisahan, mungkin aku tidak akan mengambil langkah ini

Bapa, aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain langkah yang satu ini

aku tidak bisa menepati janjiku padanya, dan aku telah mengecewakannya

namun inilah yang terbaik yang bisa kulakukan agar tidak ada yang terluka termasuk orang tua

mungkin orang tua lebih tau segalanya dibanding aku dan dia

meski berat, aku tetap bersyukur diberi satu kesempatan yang luar biasa yaitu bisa berkenalan dengannya

memberiku kebahagiaan dan ketenangan yang tidak bisa aku tukarkan dengan apapun juga

aku bingung Bapa, apa yang harus kulakukan dengan janji itu sekarang?

aku tidak mau mengganggu kehidupannya lagi, sudah cukup disini saja

apakah masih ada kesempatan bagiku tuk melunaskan janjiku itu meski aku tidak tau dimana letak akhir dari janji itu

janji itu terucap begitu saja dari mulut dan waktu itu aku tau bahwa aku butuh seorang teman, tapi setelah dipikir-pikir lagi, ini sudah terlalu jauh

Bapa, bantu aku untuk ikhlas dan merelakan ini terjadi di hidupku

biarlah yang terjadi dihidupku ini adalah kehendakMu, bukan semata-mata kehendakku sebagai manusia biasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s