Rencana yang Indah


Bapa, inilah diriku yang penuh dengan masalah dan beban

semuanya terasa sangat berat

aku takut untuk tidak sanggup menjalaninya sediri

Bapa, mengapa selalu ada pertemuan dan ada perpisahan?

mengapa perpisahan itu sangat menyedihkan?

Bapa, mungkin diriku tidak bisa menyelami rencanaMu

aku sedih mengingat semuanya, tidak adil rasanya

hal yang sama diulang terus menerus membuatku takut untuk berteman

apakah sikapku terlalu baik? terlalu cuek?

jika terlalu baik dIanggap salah, terlalu cuek juga salah

kalau memang itu sikapku, aku harus apa??

Bapa, aku percaya rencanaMu selalu lebih indah dari pada rencanaku itu

apabila aku harus seperti ini aku ikhlas dan rela menjalaninya karena aku tau, aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi

aku pun pernah menulis, lebih baik ditinggalkan daripada meninggalkan

dan itu sedang kualami

sedih dan berat rasanya dan tidak adil

seolah tidak ada yang bisa mengerti diriku

hanya kepadaMu aku berpasrah, menyerahkan segenap ketakutan dan kegelisahanku selama ini

hal yang tidak bisa orang tebak, tapi aku tau Kau mengetahui diriku lebih dari diriku sendiri

biarlah ini terjadi sesuai dengan keinginanMu dan seturut dengan kehendakMu

aku percaya disetiap kesedihan pasti ada hikmah yang tersembunyi

biarlah itu menjadi misteri yang suatu hari nanti akan diketahui

Engkaulah pengharapanku dan tempatku mengadu semua isi hatiku

dan hatiku pun tenang selama berada di dalam naunganMu

kasihMu  indah dan berarti

cintaMu lebih besar dan segala-galanya dibanding cinta manusia biasa

ajari aku untuk membalas cintaMu

dekatkan aku pada takdirku nanti, dan jauhkan dia yang bukan untukku

jangan biarkan kekecewaan menghiasi hari-hariku lagi

dan jadikanlah keikhlasan dan kerelaan ini berkat bagiku untuk terus berharap padaMu sehingga kebahagiaan sejati menghiasi waktuku yang tersisa

dibalik kesedihan dan air mata masih ada cara untuk tersenyum

masih ada cara ajaib yang Kau tunjukkan agar setiap orang tidak merasa seorang diri

suatu hari nanti akan ada pengganti mereka yang pergi dariku

dan aku senantiasa menanti itu

karena aku percaya Engkau punya kuasa untuk mengubah jalannya hidupku

beri aku kekuatan dan kesabaran serta kebesaran hati untuk menatap ke depan meski dipenuhi dengan derita

biarlah kakiku terus menapak di atas tanah walaupun sendiri

sebab Engkaulah yang menopangku ketika ku ingin terjatuh dan menangis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s