Misteri Hidupku Nanti


“buat apa menunggu orang yang mungkin tidak ingat pada kita?

buat apa menangis saat seseorang yang diharapkan datang malah tidak kunjung datang?

buat apa marah dan kesal saat orang itu melupakan kita?

memang dia siapa? saudara bukan, pacar bukan, keluarga juga bukan

aku menunggu setiap hari belum tentu dia memikirkanku juga

mungkin dia sudah tidak butuh aku lagi dan dia lebih fokus untuk masa depannya

kenapa harus sedih dan marah? itu kan tidak ada gunanya”

kara-kata itulah yang selalu menghiasi hari-hariku

itu cara bodohku untuk menghibur diriku sendiri

Tuhan, aku tidak mau seperti itu, menangis tanpa alasan yang jelas

seharusnya aku tau dan aku pun tak perlu marah, menangis ataupun kesal pada orang yang bukan siapa-siapa

Tuhan, aku tidak tau apa yang sedang terjadi padaku

aku tidak mengerti perasaanku sendiri, sepertinya ada yang salah dengan diriku

aku kesulitan untuk mengontrol emosiku

setiap kali melihat dia datang, emosiku langsung jatuh dan aku tidak bisa menahan air mataku sendiri

Tuhan, sebelum terlambat, aku ingin sekali melepaskannya pergi

memaafkannya, dan mengikhlaskan luka ini membekas di ingatanku saja

aku ingin melihat dia berkembang dan maju

menentukan hidupnya sendiri

aku tidak akan pernah memiliki hak untuk ikut campur urusannya

bagaimanapun aku dan dia berbeda, sangat berbeda

hanya keajaiban yang bisa mengubah semua itu

bantu aku mengontrol emosiku Tuhan dan bantu aku juga untuk mengucapkan selamat tinggal suatu hari nanti

sebelum itu habis, izinkan aku melunaskan janjiku itu

karena hanya itu yang bisa aku lakukan agar dia tidak sendirian

jangan biarkan aku terjatuh semakin dalam lagi Tuhan

karena aku tidak sanggup untuk melihat hatiku sendiri yang sudah sering kali aku sakiti

tapi aku bersyukur Tuhan aku masih diberi kesempatan untuk membantunya meski semuanya hanyalah kenangan

aku tidak bisa kembali ke masa itu lagi

biarlah itu kusimpan di memoriku dan jika suatu hari itu akan hilang, aku titipkan padaMu Tuhan

biarkanlah itu menjadi misteri kisah hidupku nanti

terima kasih Tuhan atas segala kesempatan emas itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s