Sekali Seumur Hidup


ibuku selalu bilang, jaga jarak dengan orang yang tidak kamu kenal, apa lagi itu dari dunia maya

jangan terlalu dekat dengan mereka, tidak boleh sampai melewati batas pertemanan

belum waktunya kamu untuk merasakan apa itu pacaran

padahal aku sudah 20 tahun

ibu, apakah 20 tahun itu terlalu cepat untuk merasakan cinta? sekalipun itu datang dari orang yang sangat jauh?

ibu, kenapa hidup kita selalu terkekang di suku dan etnis?

apa salah jika kita berada di area yang lain?

ibu, aku wanita biasa yang ingin dicintai oleh seseorang

bukannya aku tidak bersyukur dengan cinta yang aku dapat sekarang, tapi aku juga ingin tau apa itu cinta dari laki-laki

ayah juga sering bilang padaku, jangan sampai jatuh cinta dengan laki-laki, saat berhadapan dengan laki-laki, jangan memakai perasaan

karena perasaan itu yang akan menyulitkan keadaan

memilih pasangan itu jangan bedasarkan cinta tapi masa depannya, lama-lama juga sayang

ayah, apakah aku boleh memilih pasanganku sendiri?

ayah tau, kalau aku paling dekat dengan ayah, bahkan orang sering bilang, aku sangat sayang sama ayah

meski aku tidak sadar dengan apa yang aku lakukan, tapi sungguh, mereka bisa membaca gerak-gerikku, Yah

harus sampai kapan aku harus terbayangi oleh cinta?

ayah, ibu, izinkan sekali dalam hidupku untuk merasakan cinta

sebelum cinta itu benar-benar hilang dariku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s