Fase Kritis


setelah aku tau ternyata mentorku juga mengalami hal yang sama denganku, aku sadar ternyata kejadianku ini adalah hal yang biasa

aku dan dia sama-sama berada di fase yang kritis dan sama-sama berjuang untuk terus bersinar walau sudah mulai redup

tapi aku tidak mau menyerah dan mengakhirinya disini saja karena masih ada kelanjutannya dari kisahku dan kisahnya

keadaanku memang tidak mudah saat ini dan aku harus lebih keras dari sebelumnya

karena aku berhadapan dengan orang yang tidak biasa

hatinya keras, sekeras batu dijalan namun aku tau sebaik apa hatinya kepada orang yang peduli kepadanya

walaupun keadaanku dibanting dan diputar balikkan dengannya aku tetap bertahan diposisiku sebab aku tau kalau aku harus bisa membantingnya juga agar dia bisa bangun dari ketidaksadarannya

pelayanan ini memang bukan seindah dari namanya namun banyak perjuangan didalamnya

rela ditolak mentah-mentah, rela dibuang, rela dihina berkali-kali dan luangkan waktu, tenaga serta pikiran untuk mendengarkan keluh kesahnya

memang berat rasanya menjalani pelayanan yang tulus dari hati

niat membantu seakan hanya permainan untuk mereka yang tidak memahaminya

setiap hari aku hanya bisa berdoa yang terbaik untuknya dan terus berharap keajaiban akan menyentuh hatinya

apapun yang aku lakukan, bukanlah kekuatanku seutuhnya sebab semuanya telah dirancang oleh Tuhan dan aku tinggal menjalaninya meski harus bersabar

kekuatanku tidak pernah cukup untuk menuntaskan apa yang ada sekarang

namun aku yakin aku bisa melewati fase kritis ini dan tetap bersinar meski harus kehabisan energi

Tuhan, kepadaMu aku berdoa dan berpasrah, menyerahkan semua keluh kesahku

beban yang aku dapat saat ini adalah pondasi awal bagiku untuk membangun rumah yang baru di hatiku

biarlah waktu yang menentukan akhir dari pelayanan sederhana ini serta biarlah kuasaMu yang menaungi aku dan dia

izinkan rencanaMu yang berjalan, bukan rencanaku

pinjamkan aku kekuatan dan kesabaran untuk terus melayani sesamaku

apabila aku tak sanggup lagi, biarlah kekuasaanMu yang bersinar bersamanya

sebab Dia milikMu dan aku hanya perantara yang berusaha menuntunnya kembali kepadaMu

Tuhan, aku percaya akan keajaibanMu yang nyata dan luar biasa

dan aku dapat melihat kekuasaanMu di depanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s