Satu Perkara


aku tau ini bukan perkara mudah dan aku harus mengulangnya lagi dari awal

tapi inilah hidup yang berputar seperti roda, kadang diatas kadang dibawah

tidak ada yang tidak bisa aku lewati karena sesungguhnya aku mampu walau pemikiranku sangat jauh dari semua itu

sejauh apapun itu, aku yakin suatu hari aku bisa mencapainya

yang aku tau dan aku sadari, mungkin saja Tuhan sedang menjaga jarakku dengan dia yang terlalu ingin memasuki kehidupanku

bahkan sejauh ini aku tidak pernah bertanya yang bersifat pribadi kepadanya

mungkin diawal kisah iya, namun semakin lama aku sadar, itulah hidupnya bukanlah hidupku

dia berkeluh kesah atas hidupnya, tapi aku bisa apa? memberinya harapan?

harapan yang hanya melintas di dekat telinganya…

Tuhan, aku tau ini adalah perkara yang tidak mudah dan Kau mempercayaiku untuk melewatinya

terima kasih untuk anugerah yang bisa aku dapatkan hingga hari ini

mohon ampun ya Allah Tuhanku jika langkahku ini salah dan tidak tepat

tetapi Tuhan, kalau boleh jujur aku hanya bisa pasrah dan mendoakan yang terbaik untuknya

semakin hari, hatinya menutup dan mengeras, aku pun terperangkap di dalamnya

aku bingung dan aku tidak memahami isi hatinya

dia ingin aku menjawab semua pertanyaan yang tidak perlu ia ketahui

terlalu banyak hal yang tidak aku ingin ia tau, untuk apa dia tau tentang aku? toh, aku bukan siapa-siapa untuknya… aku berhenti bertanya tentangnya karena sudah cukup bagiku untuk mengetahui latar belakang hidupnya

aku tidak bilang dia tidak beruntung atau aku lebih beruntung darinya karena hidup yang dititipkan Tuhan berbeda-beda

aku belum pernah mengalami masalahnya tetapi aku mengerti perasaannya karena akupun membayangkan jika itu terjadi padaku

kalau memang tanganku dan kasihku tidak bisa menggapainya sedekat sinar matahari yang menyinari kulitnya, biarlah Kau, Tuhan yang menyentuh di setiap langkah hidupnya

aku tau hanya Kau yang mampu membuatnya mengerti dan membuka matanya tentang terang dunia setelah kebutaan

dan satu hal lagi yang aku pahami adalah dia bukanlah anak kecil  yang harus dituntun terus

bagaimanapun dia sudah besar dan aku yakin ia bisa menentukan jalannya sendiri

dia bukan milikku namun ia adalah milikMu yang sah karena ia lahir dan besar di dalam dekapan kasihMu

atau mungkin saja ini terjadi karena Tuhan ingin aku tidak terlalu dekat dengannya dan tidak membuatku kecewa dikemudian hari?

Tuhan, walaupun aku tidak tau kebenarannya, aku tetap bersyukur karena Kau menjagaku dan menjauhkanku dari perasaan kecewa dan sakit hati

hanya Kau yang mengerti dan memahami setiap masalah yang aku hadapi saat semua orang tidak mengerti diriku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s