Baru Tersadari


percakapanku dengan salah satu temannya membuatku tertegun dan sadar sesuatu yang tidak pernah aku bayangkan

aku jadi sadar kalau ternyata aku masih termakan kesedihanku sendiri

aku masih belum bisa melakukan lebih karena ternyata aku sangatlah kehilangan

perasaan kehilangan ini selalu aku sembunyikan dari siapapun.. aku menutup diri agar terlihat aku baik-baik saja

aku akui kalau aku memang sangat kehilangan sosoknya… mungkin aku yang terlalu kebiasaan sehingga saat dia pergi dan tak kunjung datang, perasaan ini muncul,..

aku juga tidak bisa bohong kalau ini benar-benar nyata dan berada didepanku sekarang

aku tau, aku sedih dan merasa sangat kehilangan, tapi aku sadar benar kalau aku tidak boleh dan tidak mau egois

mungkin aku yang terlalu berlebihan dan terlalu takut, padahal dia tidak pernah takut apapun, termasuk kepergianku

dia tidak terlalu membutuhkanku seperti dulu, perubahannyalah yang membawanya terbang semakin jauh dari aku

perubahan yang selama ini aku nanti-nantikan.. namun, waktu itu, aku tidak mengenal namanya ditinggal

yang aku kenal hanyalah kesempatan dan kebersamaan..

kebersamaan yang hanya sesaat seperti hembusan angin dan aku tidak yakin itu akan kembali lagi

Tuhan, betapa sulitnya bagiku untuk mengontrol kesedihan dan kehilangan ini

aku memang tidak bisa berbohong kepadaMu tentang rasa kehilangan ini.. bahkan aku baru saja menyadarinya

tapi aku tidak mau kalah dan termakan oleh hal ini, menelanku habis sehingga aku benar-benar redup jika suatu hari dia kembali seperti dulu

aku ingin seperti aku yang dulu, aku yang kuat, tegar dan tegas, aku yakin aku bisa seperti itu lagi karena aku mau sembuh walau sakit itu menyerangku berkali-kali

Tuhan, aku tidak tau dia itu siapa untukku saat ini, apakah ia temanku, sahabatku atau yang lain… yang aku tau, dia salah satu orang yang sangat berarti bagiku

terima kasih telah menghadiahkan dia ke hidupku walau keadaan sedang berbeda

jika dia tidak akan kembali, biarlah dia damai bersama orang-orang yang berarti untuknya selain aku, mengejar semua impiannya dan menjadikannya alatMu agar ia bisa semakin dekat denganMu

tidak ada yang bisa aku bagikan kepadanya selain doa dan harapan yang terinspirasi dariMu

karena aku sadar, Kau memakai aku untuk menuntunnya kembali kepadaMu walaupun sekarang dia bisa berjalan sendiri tanpa aku lagi

aku bangga dengan hal itu walau ada rasa kehilangan yang baru tersadari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s