Bayangan yang Datang


Tuhan, setiap kali aku melihat seorang sahabat yang baik pergi untuk kebaikan sesuatu, aku seperti sedang bercermin

bayangan itu datang seolah tokoh utamanya itu adalah aku

aku berada di dalam cerita itu dan aku dapat merasakan kepedihan saat orang yang sangat baik padaku pergi meninggalkan aku

aku sudah sering mengalami ini dan jujur, aku merasa bosan berada di lubang yang sama

yang bisa aku lakukan hanya menyimpan kesakitan ini seorang diri

Tuhan, tak jarang air mata itu menetes lagi saat bayangan itu datang mengisi kepalaku

tapi aku tau, kesedihan dan air mata tidak akan bisa membuatku kembali ke masa itu, bahkan membawa mereka yang pergi kembali lagi kepadaku

kadang, aku berpikir keputusan mereka itu sangat benar, mereka mulai bosan dengan aku yang sakit-sakitan, aku yang mengganggu aktivitas mereka dan aku yang mengusik pikiran mereka

kehilangan orang-orang yang baik dalam hidup, membuatku takut menghadapi yang sedang menantiku saat ini

membuatku trauma yang berkepanjangan, entah sampai kapan ini akan membayangiku

Tuhan, jika kepergian mereka adalah yang terbaik untuk masa depanku, bantu aku untuk memulai hidupku yang baru bersamaMu

sebab, aku tau Engkau tidak akan pernah meninggalkanku sedetikpun, sekalipun aku sedang benar-benar tergeletak tidak berdaya

Tuhan, aku tau kekuatanku terbatas, imanku belum sebesar diriMu dan akalku masih sangat sempit… tapi izinkan aku ucapakan kata terima kasih untuk semua yang telah Kau lakukan untukku hingga sekarang

Kau menemaniku, menghiburku dalam duka dan memberiku sukacita di dalam badai

aku tetap ingin bisa tertawa dan tersenyum meski bayangan itu tidak akan berhenti mengejarku

bersyukur atas pembelajaran berharga dari mereka yang telah memberiku harapan palsu dan tidak jelas

aku terlalu enak dan menikmati harapan yang mereka berikan kepadaku dan sekarang aku merasakan kenyang yang luar biasa

sudah cukup sakit hati dan kecewa yang aku koleksi hingga detik ini, karena tidak ada gunanya aku mengingat itu semua karena semua itu telah pergi ke masa laluku

aku juga sadar dan sangat tau kalau aku tidak ada hak untuk cemburu, marah atau sakit hati karena aku pasti pernah membuat mereka semua seperti itu

sekarang, aku tidak punya alasan lagi untuk bersedih, karena aku masih ingin melanjutkan yang tersisa selama aku masih punya waktu untuk mengejarnya

jika, tidak ada orang yang memperhatikan aku, aku masih bisa memperlakukan diriku dengan spesial karena walaupun penderitaanku terus ada, aku selalu menghargai dan mencintai diriku apa adanya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s