Energi Negatif


Tuhan, apakah aku terlalu kejam terhadap dia? sehingga semuanya berubah, tidak hanya keadaan bahkan aku sendiri juga berubah menjadi pribadi yang lain

bukankah sudah dari dulu jika aku tertutup dan diam di tempat?

apakah benar jika ternyata energi negatif itu semakin menyerangku habis-habisan?

tapi mengapa aku tidak menyadarinya sama sekali? atau aku malu mengakuinya?

Tuhan, dari seribu juta harapan yang tergantung disana, aku percaya keajaiban akan datang dalam hidupku

kehadiranMu dihidupku telah menuntunku untuk terus bergerak bersamaMu walaupun tenagaku telah habis

Kau beri aku kemampuan untuk bertahan, walau semua orang memintaku berhenti

haruskah aku berhenti memberi harapan? mengapa berat melakukan itu?

Tuhan, Kau mengenal aku sebelum aku terlahir dan sebelum aku terbentuk dalam kandungan ibuku

Kau memberiku jawaban dan kekuatan yang besar agar aku tetap bertahan di alas tanahMu

Tuhan, jauhkan aku dari hal yang merusak pikiranku, selamatkan aku dari malapetaka yang ada akibat ulahku sendiri

aku yakin aku akan selamat karena Kau adalah sumber keselamatanku

semua energi negatif yang tersimpan dalamku adalah anugrahku untuk lebih bersyukur atas apa yang telah aku lalui hingga detik ini

Kau menunjukkan padaku kekuasaan tak terbatas, mujizat indah disetiap musibah yang ada di dalam badai hidupku

dekatkan aku kepadaMu agar kekecewaan itu bisa menjauh dari hidupku, kesedihan yang memelukku di malam hari, dukacita yang menghampiri setiap detikku

tumbuhkan energi positif yang subur hingga aku bisa menularkannya pada mereka yang membutuhkannya

jika memang, bintangku berakhir disini, ingatkan aku bahwa aku bisa melewatinya sampai tuntas sebab semua yang terjadi tidak pernah melebihi kemampuanku yang sebenarnya

apapun yang berakhir, pasti akan ada yang mengawali.. mengawali kisah yang baru dengan alur yang berbeda

aku belajar untuk lebih memaknai hidupku walau dirudung banyak cobaan berat sekalipun

izinkan aku untuk bertahan, Tuhan karena aku tau Kau tidaklah meninggalkan aku sedetikpun

biarlah mereka pergi dan salah paham dengan apa yang seharusnya, karena hanya aku saja yang menyimpan duka itu hingga aku mati nanti

jika Kau pilihkan dia untuk menancapkan pakunya untukku, sentuh hatiku untuk selalu bersyukur dan meminta ampun atas semua yang telah terjadi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s