Adakah yang Salah?


Tuhan, terima kasih untuk orang-orang yang berada disekitarku, entah yang menyayangiku dan membenciku

dari mereka aku belajar tanpa henti, mengingatkan aku untuk selalu bersyukur dengan apa yang aku punya.. keluarga, orang tua, saudara, teman-teman dan sahabat-sahabat yang tidak pernah habis datang di hidupku

lewat suka dan duka, aku jadi mengetahui bahwa hidupku ini sangatlah indah dan berarti untuk mereka yang membutuhkan uluran tanganku

walau terkadang semua itu hanyalah sesaat dan aku dipanggil saat dibutuhkan, jika tidak aku terasa terbuang

dan aku sadar, memang harusnya seperti itu.. jika memang hanya teman, itu sudah seharusnya yang aku dapatkan walaupun itu menyakitiku dari dalam

Tuhan, apakah benar jika aku ini langka? sifatku yang terlalu baik sering menjadi bahan permainan orang?

aku tidak bisa memuji diriku sendiri, aku perlu kaca atau cermin di depanku untuk menilai seperti apa aku sebenarnya

Tuhan, Kau tau apa yang ingin aku lakukan, kebaikan apa yang ingin aku tularkan kepadanya, tapi mengapa hal itu terasa lain untuknya? apapun yang aku lakukan dan aku pikirkan berbeda dengannya

cobaan ini mengguncangku, membuatku dilema dan bingung apakah ada yang salah dengan tindakanku?

Tuhan, aku tidak mengerti caraMu untuk memberiku pelajaran dari setiap detik yang aku lewati

aku ingin membagi kasih, dan cinta kepada mereka yang miskin.. berbagi harapan dan kebahagiaan bagi mereka yang kehilangan hartanya, namun tidakanku itu hanya dilihat dengan sebelah mata bahkan tidak terlihat sama sekali

apakah mungkin ini terjadi karena aku belum bisa mengikuti jejakMu? atau karena aku melayani orang yang salah?

tapi, bukankah siapapun dia, dia memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan cinta kasih? sekalipun dia berbeda agama dan keyakinan denganku?

Tuhan, tunjukan aku jika ada yang salah dengan tindakanku, dengan pertolonganku… aku tidak mau punya musuh, aku tidak mau ada orang yang susah, sedih atau marah karena aku… jika aku yang bersalah, beranikan aku untuk meminta maaf walaupun mungkin bukan aku yang memulai

Tuhan, mengapa cinta itu selalu berada disekitarku? mengelilingiku dengan hangat dan lembut, namun cinta itu bisa membunuhku dari dalam jika salah diartikan?

apakah cinta punya dua sisi yang berkelainan seperti koin? kadang manis namun kadang pahit?

Tuhan, hidupku memang sangatlah singkat.. aku tidak tau sampai kapan aku bertahan dengan keadaan ini.. tapi aku mau bersyukur untuk setiap cinta yang Kau sediakan untukku

tanpa cinta, aku tidak akan ada sampai sekarang.. karena cinta aku terlahir kembali dengan tegar dan kuat, sekuat Engkau yang melawan penderitaan

penderitaanku ini adalah kunci untuk menapak hari baru, entah di dunia ini atau di dunia lain, selepas aku pergi nanti

jika aku pergi nanti, apakah ada banyak orang yang kehlangan aku? bahkan menangis karena telat menyadari pentingnya aku untuk mereka yang aku tinggalkan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s