Tempat Berteduh


aku tidak menyangka, dia yang selama ini kuat dimataku, hebat dan luar biasa dimataku, dia sangat rapuh, ibarat seperti seekor rusa yang terluka

dia tidak pernah membagikan bebannya kepada orang lain, semuanya dia tanggung seorang diri

aku tidak tau beban yang sedang ia hadapi karena tidak semuanya dibagikan.. tapi walaupun aku orang luar, aku tau bagaimana rasanya beban itu menusuk-nusuk hidupnya

aku dapat merasakan hal yang sama dan mengerti keadaannya yang sulit.. aku ingin sekali membebaskannya dari belenggu beban yang selama ini mengikat kehidupannya

namun, tindakanku pun terbatas oleh perbatasan yang telah ia berikan

melihat keadaannya yang terjatuh, membuatku sadar bahwa orang sekuat apapun pasti pernah melewati masa-masa yang berat, apalagi saat mengingat dosa-dosa yang telah diperbuat

dosa itu memang sangat dekat dengan kehidupan.. tanpa dosa, Tuhan tidak akan bisa memperingati kita, umatNya

walaupun dosa itu indah diluar, namun dosa itu selalu berujung pada kesesatan dan penyesalan diakhir

dan tanpa kita sadari, dosa itu telah melukai hati Tuhan sendiri

satu hal yang aku yakini dan percayai, Tuhan itu galak tapi lembut, tegas tapi melindungi, ibarat seperti seorang bodyguard untuk semua umatNya

Tuhan selalu menjaga dan melindungi umatNya walaupun orang itu telah melakukan dosa terbesar dan terberat sekalipun

bertobat dan berubah adalah sebuah pilihan dalam hidup.. termasuk dengan kebahagiaan yang merupakan sebuah pilihan

lewat dia, aku dapat belajar kalau tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri… setiap orang pasti butuh orang lain dalam hidupnya

dan aku bersyukur karena lewat dia juga aku tau mengapa Tuhan menciptakan manusia begitu beraneka ragam dan bermacam-macam

aku dan dia memang tidak sering berbicara satu sama lain.. kami tidak pernah bertemu sebelumnya.. pertemuan kami tidak sengaja terjadi..

dari awal aku bertemu dengannya, aku menemukan sosok kakak yang baik, yang bisa membantuku keluar dari ketakutanku.. tapi ternyata itu hanya topeng untuk menunjukkan bahwa ia baik-baik saja

dan saat ia menceritakan sedikit bebannya, aku merasa itu adalah suatu kehormatan bagiku.. artinya dia percaya kepadaku

padahal sebelumnya aku dan dia sering salah paham, tak jarang aku dimarahi karena aku tidak mengerti pembicaraannya

tapi kejadian hari itu telah menunjukkan bahwa aku dan dia tidaklah berbeda, yang berbeda hanya jenis kelamin.. aku perempuan dan dia laki-laki

aku yakin, dia itu kuat seperti penampilannya yang selalu kuat dan tenang dalam menghadapi segala hal

saat dia menyerah, aku mau menguatkan dia, sama halnya ketika dia yang menguatkan aku..

komunikasi kami memang sangat jarang, tapi aku mengerti pergumulan batinnya yang berat.. aku percaya Tuhan pasti akan membantu langkahnya karena dia juga salah satu anak Tuhan yang luar biasa

kemampuan dan ilmunya diatas aku, namun ketika dia terjatuh, dia tidak punya tempat untuk berteduh

dan aku semakin bersyukur karena aku disediakan tempat untuk berteduh dari panasnya terik matahari dan derasnya hujan, yaitu Engkau, ya Tuhan

yang pasti dia juga punya tempat perlindungan itu walaupun dia tidak menyadari atau bahkan telat menyadarinya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s