Kematianku


Tuhan, kadang aku bertanya pada diriku sendiri, apa yang sudah aku lakukan, apa kesalahanku hingga ia seperti itu padaku? apakah ada yang aku lakukan melukai perasaannya sebagai seorang lelaki?

aku betanya-tanya, dimana letak kesalahanku? apakah kehadiranku ini hanyalah beban untuknya dan akhirnya dia harus meninggalkanku tanpa satu kata yang aku mengerti

Tuhan, Kau adalah tempat aku berkeluh kesah, berteduh dan berlindung dari semua penderitaan yang aku dapatkan

aku tidak bisa bohong, kalau aku sangatlah terluka dan terpukul.. mentalku benar-benar terguncang dan dia tidak tau itu karena dia berhenti bertanya

jika memang aku harus berhenti disini, aku akan berhenti karena aku sadar semuanya tampak sia-sia dan tidak berarti lagi

aku sudah cukup senang bisa melahirkan dia kembali ke dunia ini dengan dirinya yang baru

dia berhenti maka aku juga berhenti agar dia senang dan menang atas diriku.. walaupun aku ingin sekali membela diriku sendiri dan meminta sesuatu yang sederhana

aku sangat ingin seperti dulu tapi aku juga takut memintanya, takut jika yang aku minta itu sangatlah berlebihan dan tidak pantas lagi aku dapatkan

Tuhan, kalau boleh jujur, aku terjebak dalam lubang kesedihanku sendiri, aku merasa tidak sanggup menerima kenyataan yang sedang menantiku

walaupun aku tidak ingin itu terjadi padaku, namun aku tidak bisa berkutik karena semuanya sedang berarah kesana

Tuhan, ikhlaskan aku untuk melepaskan pelayananku itu untuknya.. aku ikhlas dan tulus memberikan semuanya hanya untuk melihat dia tumbuh menjadi lelaki dewasa sesuai dengan impiannya

dan kini pelayananku untuknya telah mati dan sukar untuk hidup lagi

biarlah dia menyimpan semua tong-tong kecil kasihku untuknya… yang aku berikan itu sebagai tanda kasihMu untuk kehidupannya

aku terasa mati dan tidak berarti lagi untuknya dan aku tidak tau apakah ini yang Tuhan inginkan agar aku mengerti bahwa sudah saatnya aku berhenti?

Tuhan, kematianku ini adalah hal kecil yang akan terjadi di tahun-tahun berikutnya.. aku ingin menjadikannya berkat dan hadiah terindah walaupun semuanya telah terlepas dari genggamanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s