Air yang Menetes


hari ini hujan turun walau tidak begitu deras.. aku ingin sekali melihat matahari keluar dari balik gunung dan melihat pelangi menghiasi langit yang biru

karena setiap kali air itu menetes membasahi bumi, aku selalu menunggu diluar untuk melihat pelangi yang cantik

aku yakin pelangi itu pasti datang walau harus menunggu sekian lama

jika tidak hari ini mungkin di lain hari yang lebih cerah

air yang jatuh itu mewakili jutaan perasaan yang tidak bisa tersampaikan dengan tulisan maupun kata-kata

dibalik kebaikan, pasti ada kejahatan yang tersembunyi, dibalik kebahagiaan pasti ada juga kesedihan dan penderitaan

tanpa hal negatif hidup tidak akan menjadi indah dan sempurna

setiap orang yang ada di dunia ini pasti ingin tau bagaimana cara untuk memaknai hidup agar tidak tersia-sia saat ajal menjemput

tapi hanya Tuhan dan diri kita sendiri yang tau soal itu..

aku juga ingin bisa memaknai hidup aku dengan hal-hal yang baik, bukan hanya mengisinya dengan air mata dan siksaan batin

masa lalu yang merusak masa depan memang sulit terlupakan oleh siapapun yang pernah mengalami, namun tidak ada seorang pun juga yang bisa lari dan kabur dari kenyataan pahit itu

semuanya harus dilewati agar bisa mencapai garis kemenangan

Tuhan, terima kasih atas kehidupan yang masih ada untuk aku bisa nikmati

walaupun itu kadang tidak enak, aku tetap ingin bersyukur dan menikmati yang tersisa sekarang

aku tidak punya pilihan lain jika masih ingin berada di dunia ini selain menjalaninya dengan sepenuh hati

Tuhan, penghibur hati berduka, penyembuh luka… aku tau Kau tidak akan membiarkanku terjatuh di kesalahan yang sama

Kau akan membangunkanku dari ketidaksadaranku yang panjang… memberiku ratusan bahkan jutaan petunjuk agar aku segera berpindah tempat dari kesedihan

aku bersyukur dan berterima kasih atas pertolonganMu itu.. berkatMu aku jadi lebih berani dan lebih yakin dengan pilihanku walaupun belum ikhlas seutuhnya

aku mau ikhlas dan aku mau sembuh dari semua beban yang melandaku.. aku tidak mau termakan oleh kesalahan yang tak kunjung selesai

menjalani hidup dengan cara yang baru dan tidak semudah yang kelihatan akan terasa lebih mudah jika aku punya teman

dan teman itu adalah Kau, Tuhan… sahabat baik yang tidak akan membiarkanku terlelap seumur hidup

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s