Sejarah


buat aku, dia memang sudah meninggal dan tidak akan hidup lagi, tidak akan kembali seperti dulu lagi

tapi mengapa dia selalu berada di sekitar aku? apa yang sebenarnya ia ingin lakukan kepadaku?

dia mengajak berteman di semua media sosial, Facebook, BBM, Yahoo Messenger, Skype dan sekarang dia datang di LINE… tapi itu percuma, karena dia sudah mati untuk aku

kenapa aku bilang dia mati? karena dia tidak menjawab saat aku memanggil dan bertanya.. bahkan sekarang aku berhenti dan menganggapnya sudah tidak ada lagi

walaupun luka dan kecewa ini semakin membungkusku dari dalam, aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi untuk menyelamatkan diriku

jujur, aku lelah dengan keadaan yang terus menikamku seakan akan membunuhku

aku ingin terbebas dari perasaan kecewa dan sedih yang berlebihan.. aku ingin bahagia dan menari dibawah air hujan

tertawa dalam tangis dan tersenyum dalam duka

duka ini tidak hanya membuatku tersakiti tapi masa depan dan juga harapanku ikut sakit karenanya

aku bosan menangis dan menjerit karena merasa kehilangan yang amat sangat, ditambah lagi saat aku tau, dia sama sekali tidak kehilangan aku

aku memang sudah dibuang dan diletakkan di urutan akhir… akhirnya apa yang selama ini aku takutkan terjadi juga

dan bodohnya aku, aku tidak bisa membela diri dan meminta hakku… terbelenggu dalam sebuah kotak abadi yang mengurungku agar aku tetap disana seumur hidup

terkurung untuk sekian lama dan tidak menemukan jalan keluar terbaik walaupun aku mengalami depresi dan kondisi yang berat

Tuhan, aku tidak berani meminta dan bermimpi lebih dari ini.. aku tidak mau tersakiti lebih dalam lagi..

Tuhan, lapangkan hati dan juga jiwaku agar aku dapat terlepas dari genggamannya yang menyiksaku.. sikapnya yang cuek itu telah menamparku berkali-kali dan bolak-balik agar aku tidak perlu ingat tentangnya lagi

sikap itu telah menerbangkan aku jauh darinya walaupun sebenarnya aku ingin sekali selalu berada di dekatnya karena dia memanglah berarti untuk aku

dulu, waktu aku sakit, dia yang memberiku semangat dan tidak pernah absen menjengukku.. tapi sekarang itu semua telah tinggal sejarah yang tidak akan terulang kembali

sama seperti kisah penjajahan di zaman dulu yang panjang dan penuh lika-liku perjuangan merebut hak bangsa dan negara

tidak ada seorangpun, orang ahli manapun yang bisa mengulang kejadian itu lagi sekalipun itu berguna bagi pelajaran sekolah

sekarang, yang aku punya hanyalah masa depan yang sedang menanti diluar sana, siap dijemput dan dinikmati dengan sukacita

Tuhan, ajari aku untuk berdamai dengan dirku sendiri, menang melawan ketakutanku serta egoku sendiri agar damaiMu selalu bersinar di hatiku yang hancur

kehancuran hati ini tidak pantas aku ingat-ingat lagi karena setiap hari itu akan membusuk dan berbau.. aku haruslah meninggalkannya untuk menyambut hidupku yang lebih baik..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s