Lukas 14:1-6 ~Lagi Penyembuhan pada Hari Sabat~


Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan seksama.

Tiba-tiba datanglah seorang yang sakit busung air berdiri di hadapanNya.

Lalu Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu, kataNya: “Diperbolehkankah menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?”

Mereka itu diam semuanya. Lalu Ia memegang tangan orang sakit itu dan menyembuhkannya dan menyuruhnya pergi.

Kemudian Ia berkata kepada mereka: “Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?”

Mereka tidak sanggup membantahNya.

 

dalam bangsa Yahudi, hari Sabat adalah hari libur, seperti hari Minggu… pada hari Minggu, biasanya kita lebih cenderung di rumah untuk bersantai, melepas lelah karena sudah 6 hari bekerja tanpa henti.. 

kalau ada pun, ada yang menjadikan hari Minggu sebagai hari bertemu dengan Tuhan, berkumpul dengan jutaan umat Kristiani lainnya dalam satu atap

dan kita sering menyebutnya beribadah ke gereja…

sedangkan bagi bangsa Yahudi membuat peraturan bahwa hari Sabat itu seperti hari raya Nyepi.. sepi dan tidak boleh bekerja dalam satu hari

namun Yesus memiliki ajaran yang lain tentang hari Sabat, “Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?” (Lukas 14:5)

Yesus mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik, berbagi kasih dan menolong setiap saat, tak perduli itu hari libur atau bukan

berbuat baik atau menolong tidak pernah mengenal waktu.. Yesus juga mengingatkan kita, apakah disaat keadaan mendesak, kita akan tetap diam di tempat?

jika ya, berarti orang itu sangatlah bodoh dan suka menghambur-hamburkan waktu seperti menghambur-hamburkan uang… padahal waktu tidak bisa kembali lagi, sama seperti uang yang telah kita keluarkan untuk sesuatu

selain peringatan sederhana itu, Yesus juga menunjukkan kuasaNya dan kebaikan hatiNya saat menolong orang yang kesulitan

dengan kuasa yang tak terbatas, Ia menyembuhkan orang sakit dan menderita…

di dalam injil ini, aku juga menjadi sadar bahwa apapun bisa Ia lakukan demi cintaNya pada umat manusia.. jika Ia berkehendak seseorang untuk sembuh, maka mujizat itu akan ada dan hidup di hari-hari kita

tidak ada orang manapun yang bisa menolak takdir Tuhan yang sudah digariskan pada seseorang.. semua itu tergantung dari kitanya sendiri, bagaimana kita menjalani hidup yang telah Ia rancangkan untuk kita

jika Tuhan ingin kita sembuh, maka kita pasti akan sembuh.. sehingga kesembuhan itu adalah anugerah yang Tuhan berikan agar kita lebih menghargai apapun yang sempat hilang dari kita

 

Amen 

Tuhan Memberkati..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s