1Petrus 4:1-6 ~Menderita dengan Sabar~


Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamu – pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, – karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa -,

supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.

Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang.

Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama, dan mereka memfitnah kamu.

Tetapi mereka harus memberi pertanggug jawab kepada Dia, yang telah siap sedia menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Itulah sebabnya maka Injil telah diberitakan juga kepada orang-orang mati, supaya mereka, sama seperti semua manusia, dihakimi secara badani, tetapi oleh roh dapat hidup menurut kehendak Allah.

 

penderitaan seperti bayangan yang ada di bawah matahari senja.. tak akan berhenti mengejar kita jika kita tidak berhenti bergerak

dalam diam pun bayangan hitam itu tetap berada di bawah alas kaki kita

sama seperti penderitaan yang tidak akan berhenti mengejar kehidupan kita hingga diakhir perjalanan kita

satu hal yang sering kita lupakan adalah bahwa yang kita alami adalah rencana dan kehendak Tuhan bukan kehendak kita sebagi manusia biasa, manusia merecanakan tapi Tuhan yang menentukan… (supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah. 1Petrus 4:2-)

jika kita memang percaya akan Kristus, berpegang teguh pada janji Kristus dan iman kita padaNya, kita tak perlu takut atau ragu menerima cobaan yang kita alami

memang menerima cobaan yang menurut kita itu sangat berat dan berada diluar nalar kita sebagai manusia, tidak semudah penanpilan luar kita yang mungkin terlihat baik-baik saja

tapi percayalah bahwa Tuhan selalu punya pelangi untuk setiap badai, punya jawaban disetiap pencobaan dan hikmah dibalik suatu peristiwa

jika Tuhan sudah bertindak tidak ada seorang pun yang bisa menolaknya , hanya bisa diterima dengan lapang dada meski sebenarnya kita tidak menginginkannya

saat Tuhan berkata Ya untuk doamu, bersyukurlah,, saat Tuhan berkata Tidak, bersyukurlah dan teruslah berharap akan sesuatu yang lebih baik.. dan jika Tuhan berkata Tunggu, tunggulah dengan penuh harap karena janji Tuhan tidak mengecewakan..

seberat apapun cobaan yang kita hadapi pasti ada jalan keluar yang Ia sediakan unuk kita.. tidak akan sekali-kali Ia akan melepaskan kita untuk berjalan di tengah hutan belantara sendiri dan membiarkan kita menyembrangi sungai tanpa sampan

jangan lupa selalu bersyukur dengan cobaan itu, karena justru dengan itu Tuhan sedang membentuk kita dan membimbing kita agar menjadi sempurna seperti Bapa yang sempurna

saat bertanya Mengapa, ingatlah selalu ada kats Bagaimana untuk satu solusi

dengan penderitaan itupun Tuhan sedang menguji dan tak jarang Ia sedang menunjukkan cintaNya padamu. karena sama seperti seorang Ayah yang ingin melindungi dan yang terbaik untuk anak-anakNya…..

apakah penderitaanmu sudah merenggut habis imanmu? pernahkah dalam satu detik, terucap oleh mulutmu, “Terima kasih Tuhan atas penderitaan ini yang membuatku semakin kuat.”?

 

Amen

Tuhan Memberkati..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s