Menunggu Waktu


setelah sakit, aku baru mengerti dan menyadari bahwa semua yang indah itu hanya sesaat, hanya ada di dalam rentang waktu yang sangat pendek

walaupun aku harus melawan semua akibatnya sekarang, aku tetap ingin tertawa dan tersenyum bagi orang lain

dibuang, dilupakan dan dicuekin itu sudah menjadi makananku sehari-hari

tidak ada lagi pilihan bagiku untuk bahagia selain merelakan semuanya tergores dikehidupanku

ingin membela diri, namun tidak ada gunanya lagi aku lakukan karena sudah terlambat

mungkin ini akibat kebodohanku juga yang mudah tersentuh dan mudah merasa sepi

semua yang telah pergi tidak bias kugapai dengan tanganku

terbang jauh melintasi cakrawala, mengejar sinar matahari, menangkap bulan dan bintang

meniupkan suara kasih bersama hembusan angin yang berderu kencang disamping telinga

membawa luka dan trauma yang tak kunjung sembuh

siapa diantara mereka yang ada diluar sana bersedia membantuku menyembuhkan luka lara ini?

aku tak peduli itu, karena aku sadar bahwa sesungguhnya hanya aku yang tau caranya

bersabar dalam Tuhan, berdoa dengan penuh harap dan menanti kedatangan sang penolong yang bersedia menjadi sumber kebahagiaan yang selanjutnya

namun, itu sama saja menunggu ribuan bintang jatuh ke Bumi….

menunggu sampai ke ujung waktu kehidupan dan kematian datang menggantikan posisiku

selagi menunggu, aku akan terus berjalan bersama pergerakan waktu yang mengebut tanpa henti dan dimanakah hatiku akan berlabuh menemukan sang pahlawan hatiku?

ketakutan melangkah dan memulai yang baru terus ada dalam lingkaran hitamku namun aku tidak bolehlah menggantungkannya disana

karena aku masih bisa menggantungkannya di tempat lain dan menanam yang baru dibawah air hujan serta terik matahari yang tak lelah hadir di setiap detik kehidupan

setelah hujan, datanglah badai dan diakhiri dengan pelangi yang cantik serta sinar matahari yang menembus tanah

apa salahnya menunggu dan berharap dalam Tuhan jika aku tau bahwa Tuhan lebih tau apa yang aku butuhkan untuk menyambut hari yang baru bersama orang pilihanNya?

setidaknya aku belajar sesuatu yang berharga sebelum semuanya benar-benar hilang dariku

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s