Sendiri dalam Kesepian


seperti hembusan angin yang datang menemani dimalam hari, bulan dan bintang bersinar, itupun kalau memang ada bintang dan bulan malam ini

sendiri didalam kesepian yang menerkam… trauma itu seakan memakan habis ragaku saat aku hendak tertawa dibalik air mata dan kesakitan

setiap hari aku harus bertahan walaupun aku tidak inginlah bertahan

bersama yang tersisa ini, aku berusaha menjalani apa yang harus kulakukan demi perutusan hidupku kelak

Tuhan yang merencanakan dan Ia juga yang menentukan apa yang akan terjadi kelak… aku hanya bisa mengikuti arah angin yang telah Tuhan tentukan bagiku

Tuhan, saat aku harus terjatuh ke lubang yang paling dalam sekalipun, izinkan aku mengucap syukur untuk mengakhiri kerusakan hidupku yang parah

Tuhan, kalau aku boleh meminta malam ini, aku ingin bisa melihat pelangi dimalam hari dan matahari yang dikelilingi dengan seribu bintang dilangit

karena aku percaya harapan itu selalu ada sekalipun itu dalam kegelapan

jangan lepaskan aku dari tanganMu karena aku tak sanggup berjalan dalam keadaan buta dan tuli

aku kehilangan arah jalan saat kakiku tak mampu berdiri tegak, namun aku selalu percaya bahwa tanganMu tidak akan pernah terlambat

aku terjatuh namun tidak sampailah tergeletak sebab Engkau ada untuk menopangku

kesendirian dan kesepian memang tidak enak rasanya… semua terasa sepi dan tidak ada yang menemani… tapi inilah rancangan hidup yang telah Kau tulis untuk aku jalani dengan kekuatan yang Kau pinjamkan padaku

banyak orang berkata-kata bijak untuk memotivasi orang, salah satunya adalah “Tuhan, aku tidak meminta Kau meringankan bebanku atau mempermudah kesulitanku tetapi aku berdoa agar Kau memberi anakMu ini kekuatan untuk melewati ujian dariMu.”

aku pun merasa termotivasi dari kata sederhana itu, aku jadi tau kalau ingin menang dan selamat, andalkan Tuhan dalam segala perkara

senang atau menderita adalah bagian dari rencana Tuhan untuk mendidik umatNya menjadi sempurna

kesempurnaan memanglah milik Tuhan semata, seperti Dia yang sempurna di surga dan jadilah aku sesuai dengan kehendakMu agar aku bisa dekat denganMu

biarlah kesendirian ataupun kesepian ini menjadi dasar kuat untuk terus melangkah dalam kesendatan yang terus menghalangi

aku tau tidak ada isitlah “sendiri” jika aku mau membuka diriku untuk menerima suaraMu

sentuh hatiku untuk menjadi yang baru, menjadi tegar dan kuat jika aku haruslah tertidur untuk sekian lama

biarlah lampu pijarku terus menyala ditengah keramaian karena aku tau sekarang, dimana aku bisa meminta lampu yang baru dan yang pasti itu akan selalu abadi

yang abadi hanyalah cintaMu pada umat manusia, mahkluk yang Kau jadikan paling istimewa dan berharga….

aku bertahan juga karena aku tau dan selalu ingat kalau aku masih memilikiMu, ya Tuhan…..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s