Suatu Kesadaran


kali ini aku mendapatkan suatu kesadaran yang selama ini tidak pernah aku akui, aku takut untuk jujur terhadap diriku sendiri

ternyata yang tidak jujur itulah yang telah membunuhku dari dalam secara perlahan-lahan

hari ini, aku mau mengakui suatu kesadaran diri kalau aku pantas menerima ini semua karena akulah yang membuat itu ada hingga sekarang ini

aku sadar kalau setiap orang berhak mengejar impian nyatanya, aku juga sadar aku adalah sebagian masa lalunya yang indah.. akan tetapi itu hanya berada dimasa lalu dan tidak akan bisa untuk diulang kembali

dia juga berhak mencari kebahagiaan dengan cara mengusir aku dari kehidupannya, dia berhak mencari orang yang lebih sehat, dan lebih baik dari pada aku

satu kesadaran besar dalam diriku adalah aku ini sakit, aku tak tau berapa lama lagi aku akan bertahan.. hanya Tuhan yang tau itu,, aku tidak dapat berbuat banyak selain berdoa dan terus berharap

aku ikhlas melepas semuanya, kehilangan sosoknya yang baik dan hangat karena aku sadar keterbatasanku, aku tidak pernah bisa hadir saat dia membutuhkan seseorang, aku tidak pernah memunculkan wajahku didepan matanya… semakin hari dia semakin sulit menggapaiku

aku juga tidak bisa bohong, kalau akupun semakin sulit mendekat kepadanya karena dia menjauh dari kehidupanku

inilah titik pencapaianku yang harus aku terima… aku terima disakiti, digantung bertahun-tahun karena sesungguhnya itu hanyalah sementara

aku kabur dari hidupnya karena aku juga ingin sembuh, terlahir menjadi manusia yang baru dan menjadi orang yang kuat dan tegar selepas dia pergi

Tuhan, terima kasih telah memberiku kesempatan yang begitu berharga sehingga aku merasa berguna walaupun semua yang indah itu telah berakhir

semua kisah yang indah dan penuh canda tawa hanyalah sepenggal cerita Tuhan yang membekas diingatanku

Tuhan, jika aku boleh meminta, jadikan aku kuat dan tegar seperti batu karang ditepi pantai karena Engkaulah sumber ketegaranku… dibalik kemampuanku yang terbatas, ada kuasaMu yang tak terbatas

jika aku masih bisa bertahan hingga hari ini itu bukan karena kekuatanku sendiri tetapi karena RohMu ya Tuhan yang menjagaku, melindungiku dari maharabahaya

aku selalu aman dalam lindunganMu dan semangat hidup yang naik turun tidak membuatku menyerah untuk terus bersinar sekalipun aku telah Kau jatuhkan

dengan kasih yang berasal dariMu, aku mampu berbagi kasih kepada orang yang melukaiku, memaafkannya serta berusaha melupakannya

Tuhan, aku memang tidak bisa membohongi diriku bahwa aku sangat ketakutan dan trauma yang sangat parah, ditambah dengan kesadaranku bahwa aku tidak pantas untuk dicintai oleh orang yang jauh dari kehidupanku

Tuhan, apakah salah jika aku ingin diperhatikan dan disayang untuk sekali seumur hidup? apakah salah jika aku ingin ditemani seseorang, memberiku warna lain dalam hidupku? berapa lama lagi aku dapat bertahan Tuhan?

menapaki hari diatas jalan penuh batu kerikil membuatku sadar kalau itulah cara terbaik untuk membentuk pribadi yang kuat dan tegar.. tidak ada lagi rasa sakit yang berlebihan karena aku tau Engkau tidak akan meninggalkanku ya Tuhan

didalam kesendirian dan kesepian aku belajar untuk lebih memaknai hidup, mencintai diri sendiri yang sebenarnya adalah harta yang tidak ternilai

terima kasih Tuhan karena telah menunjukkan padaku kekusaanMu yang tak terbatas setiap hari sehingga aku tidak merasa sendirian lagi menghadapi hari-hariku yang berat

kehadiranMu selalu kunantikan ya Tuhan sebab aku ini milikMu, pakailah aku sebagai alatMu, aku rela dipakai untuk apa saja karena aku tau aku selalu berlindung pada sandaran hatiMu yang mulia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s