Nobita dan Aku


siapa yang tidak tau kisah Doraemon dan Nobita yang sudah menggelenda dan menjadi kartun terkenal… semua orang tau dan mengenal sosok Doraemon yang baik hati dan bisa dibilang setia kawan

kalian juga pasti sudah dengar kabar mengenai kisah akhir dari film kartun dari Jepang itu, kan? yang diberi judul STAND BY ME “DORAEMON” dan menurut kabar yang kubaca dari Twitter, film itu akan ditayangkan di bioskop pada Desember 2014

aku juga sudah menonton versi 2Dnya di Youtube 3x dan entah mengapa walaupun aku sudah menontonnya berulang kali, aku tetap saja menangis, seolah aku mengerti perasaan Nobita yang sangat sedih karena harus kehilangan sahabatnya yang mungkin telah menjadi bagian dari jiwanya

dan aku pun sangat tersentuh dan aku dapat merasakan suatu kejadian lama yang terulang kembali di kepalaku dan juga benakku… kejadian sedih itu seakan diputar kembali dengan proyektor besar agar aku bisa melihatnya lebih jelas lagi

dalam keadaan seperti itu, bisa dikatakan posisiku dengan Nobita, adalah sama karena aku juga pernah kehilangan orang yang berarti untukku, orang yang selalu mendampingiku saat senang maupun sedih

dan disaat dia pergi tanpa alasan, aku merasa kesepian yang tak kunjung usai, padahal kejadian itu sudah terlalu lama… terasa waktu berjalan terlalu lambat untuk memulihkan kesepian itu

Nobita berjuang seorang diri selepas Doraemon pergi, dan aku juga demikian…

aku berjuang melawan semua ketakutan, kesedihan, dan kesendirian itu dengan usahaku sendiri, berusaha menghibur diri yang telah menjadi setengah hidup

kemanakah perginya yang setengahnya lagi? dia pergi mengejar semua yang ingin dia kejar, melupakan semua yang pernah ada antara aku dan dia

seandainya aku Nobita, aku pun tak rela jika Doraemon melupakan semua tentang aku… tapi lagi-lagi aku dan Nobita tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan ingatan yang hilang itu

tidak ada cara lain selain berusaha dan memperbaiki Doraemon yang rusak itu… sedangkan aku masih disini dengan menyimpan sejuta harapan yang masih bisa diwujudkan

aku tidak bisa berbuat banyak lagi, hanya doa yang bisa aku hadiahkan setiap hari untuk orang yang telah membawa setengah dari hidupku

mungkin sekarang ini perasaannya terhadapku telah berubah, tidak seperti dulu lagi, sama seperti aku bertemu pertama kali.. tapi aku tetaplah mengingat setiap detail kejadian yang masih bisa kusimpan hingga sekarang

rasanya sangat sayang untuk dilupakan… karena disetiap kejadian itu ada emas dan permata, aku jadi belajar untuk terus berkarya walaupun semuanya telah redup seiring berjalannya waktu

melihat kisah Doraemon yang begitu menginspirasi dan menyentuh, aku tidak bisa bohong kalau aku sedikit iri dengan Nobita karena ia masih bisa bermain untuk terakhir kalinya dengan Doraemon, sedangkan aku tidak punya lagi kesempatan itu

kadang aku juga harus ikhlas jika memang aku akan dilupakan oleh orang-orang disekitarku, mungkin itu sudah hukum alam yang tidak bisa dihindari

kepergian Doraemon membawa luka tersendiri bagi Nobita, hidupnya menjadi kosong dan kehilangan semangat hidup… Doraemon yang selama ini mendampinginya telah kembali ke masa depan

aku tidak bisa bohong dan menutup perasaanku dengan air mata kalau perasaan Nobita itu sama dengan perasaanku hingga sekarang ini

aku tidak tau sampai kapan ini akan terjadi, tapi aku akan terus bergerak maju sambil membawakesepian itu seumur hidupku, dan akan membekas selamanya di dinding hatiku

dan ketika Nobita tau kalau Doraemon telah kembali berkat ramuan yang diberikan, betapa bahagianya Nobita, semangat hidupnya telah kembali dan ia telah menemukan setengah dari jiwanya yang telah hilang itu

dari film itu aku belajar untuk lebih menghargai setiap detik kebersamaanku dengan orang-orang yang aku sayangi karena aku tidak tau kapan semuanya akan hilang dan mungkin sukar kembali

aku hanya bisa menunggu sampai ada orang yang mau menggantikannya… tapi aku juga tidak bisa bohong kalau sebenarnya tidak ada yang bisa menggantikannya…

dia hanya ada satu di dunia ini, dan tidak akan tergantikan…

sama seperti Nobita yang tidak mencari pengganti Doraemon, tetapi ia menunggu dan berharap Doraemon akan kembali mendampinginya lagi

dari dulu sampai sekarang, perasaan itu tidak berubah walaupun aku sudah putus harapan karena aku sudah cukup tau kalau dia bukanlah Doraemon yang kembali kepada Nobita…

kisah itu hanyalah sebuah cerita fiksi yang menggambarkan suatu realita kehidupan karena posisi Nobita yang kehilangan itu sedang aku alami…

semoga film kartun ini bisa menginspirasi kita dan kita dapat mengambil pelajaran yang berharga.. bagi kalian yang belum menonton, silakan klik link dibawah ini:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s