Kedatangan Putus Asa


ketika putus asa itu datang, memperingatiku sesuatu dan mencoba menelanku mentah-mentah, aku berusaha mencari celah untuk keluar dari sana

aku tidak bisa berada disana terus-menerus karena aku ingin kebebasan

sekalipun aku menjadi buta karena sesuatu, aku jadi berpikir apakah hatiku juga mati rasa? apakah aku masih bisa mencium aroma kebebasan saat aku tidak terjerat dengan apapun?

saat aku tidak melihat selintas atau setapak jalan, aku bingung dan tak mengenal daerah aku berdiri saat itu… apakah aku masih tau jalan pulang?

apakah ini saatnya aku menyerah dan pasrah dengan keadaan seperti ini?

layakkah aku menyerah dan berhenti? tapi jika itu pilihanku saat ini, berarti aku sengaja mendorong diriku untuk masuk ke lubang buaya serta mempenjarakan diriku sendiri

lalu dimana kebebasan yang dulu aku dapat saat mataku benar-benar hanya melihat jalan buntu dan semak belukar

apa yang sebenarnya Tuhan rencanakan untukku? mengapa semua terasa gelap dan membingungkan?

namun ini semua hanyalah skenario hidupku yang sedang dipenuhi dengan batu-batu besar dan tajam

aku tak bisa membalik lembar skenarioku secepat itu, aku harus menunggu sampai aku boleh membuka lembar yang berikutnya

inilah saat yang sangat menegangkan, dimana aku harus memberanikan diriku untuk berjalan dijalan yang bukan aku inginkan

tetapi jika ini adalah perintah Tuhan, aku akan jalaninya dengan sukacita walaupun aku takut, sangat ragu dan bimbang

aku percaya dimana pun aku, sekalipun aku berada di dalam kekelaman yang paling kelam, aku tidak boleh takut dan merasa ini bukan jalanku sebab jalanku bukan jalanNya

pikiranku yang menurutku terbaik, belum tentu itu yang direstui Tuhan untukku

aku percaya aku tidak sendiri melewati semua beban ini… biarlah peristiwa ini menguras tenagaku hingga habis jika itu bisa melatihku untuk tangguh dan terus bergerak walaupun aku harus merangkak lagi

kekuatanku yang memudar membuatku sadar ternyata aku harus berusaha agar aku bisa bertahan hidup

Tuhan telah mengajariku untuk selalu bersyukur dan tersenyum diatas penolakan dan ketidak persetujuan

bersahabat baik dengan penolakan sesakit apapun itu, karena setidaknya setiap detik aku terus belajar untuk menghargai setiap hal yang tidak aku sukai dan yang tidak bisa aku terima

aku juga percaya dalam kelemahan, kekhawatiran, kelelahan dan ketakutan masih ada harapan untuk tersenyum dan menjadi kuat

apalah alasan Tuhan yang paling logis dari suatu kejadian yang menyebalkan dan membuat putus asa selain keinginan Tuhan agar aku mau berusaha lebih lagi dan tidak berhenti berjuang walaupun sudah berdarah-darah?

didalam keputusasaan ini aku memilih tegar dan mencintai kelemahanku sebab didalamnya ada kuasa Tuhan Yesus yang bermegah sehingga membuat semuanya indah pada waktunya

menjadi orang yang tahan banting, sabar, tabah, percaya dan kuat adalah pilihanku dan keinginanku sebab aku yakin bahwa aku sanggup melewatinya walaupun aku harus berjatuh-bangun, jungkir balik sampai badanku hancur remuk

apalah arti tulang yang patah dan badan yang remuk jika dengan itu aku bisa bertahan hidup beberapa hari lagi?

jiwa yang menemukan keputusasaan telah membuatku kehilangan harapan, tetapi aku tidak mau membiarkan semua ini berlalu sia-sia saja

aku kuat bukan karena pura-pura atau sandiwara, tetapi Tuhanlah yang menguatkan aku agar aku tetap bergantung padanya, seburuk apapun keadaanku

dengan inilah Tuhan berbicara kepadaku, memasuki hatiku agar aku tidak boleh takut dan menyerah

berjalanlah terus, maju tanpa mudur dan tanpa menoleh ke belakang, nikmati hidup dan prosesnya serta pilihlah jalur kebahagiaan sekalipun yang namanya “BAHAGIA dan TENANG” itu seakan menghilang

gagal yang berusaha mengajariku untuk lebih mencintai dan menghargai waktu telah membuatku kebal akan penolakan

tidak ada penerimaan tanpa penolakan, tidak ada hidup yang damai tanpa pertentangan dan tidak ada jalan yang mulus-mulus saja

Tuhan tidak akan pernah berhenti mengajariku bagaimana caranya bersyukur karena kasih dan mujizatNya yang tidak berhenti mengalir

bersama Tuhan aku tau bahwa Ia tidak akan meninggalkanku dan membiarkanku terjatuh hingga tidak bisa bangkit lagi, karena tanganNya selalu terulur untuk menolongku pada waktu yang tepat

saat Tuhan Yesus ingin aku kuat, Dia adalah panglima pelindungku yang menggendongku saat aku berjalan diatas pasir pantai

putus harapan bukan alasanku untuk berhenti berdoa dan mengucap syukur setiap pagi

Tuhan Yesus adalah Tuhan yang dahsyat yang selalu punya cara sekalipun dalam keadaan terjepit, dan Ia adalah Tuhan yang setia sampai akhir kehidupanku nanti

jika Ia setia sampai wafat dikayu salib, maka setiap hari aku diuji untuk tetap setia sepenuh hati, tulus ikhlas dengaan apapun yang aku lakukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s