Doa dalam Kesesakan


Yesus Tuhanku….

Di dalam kemelut hati ini aku tidak ingin menuntut hidup mulus tanpa gelombang. Memanggul salib, itulah tugasku sebagai pengikutMu, bukannya lari menghindar. Namun Tuhan, saat-saat aku tidak mengerti jalanMu, tunjukkan jalanku ke arah rencanaMu. Waktu kebingungan dan kekhawatiran melanda diriku, jangan lepaskan tanganku. Mampukanlah aku berdiri tegap melawan gelombang perasaanku yang tak menentu. Bantulah aku untuk bersabar , penuh kasih dan kerendahan hati. Jangan biarkan aku hanyut melawanMu, menyerah dalam arus percobaan. Biarlah dekapan kasihMu menguatkan aku untuk berjuang. Menyadarkan aku bahwa aku tidak sendirian, tetapi Engkau tidak pernah lena dan tetap memangku, mendekapku dalam segala suasana, lebih-lebih dalam suasana yang gelap gulita dan membosankan ini. Tuhan biarlah aku semakin murni dalam genggaman tanganMu.

dikutip dari Buku doa Adorasi, Doa Mengubah Segalanya

dalam kesesakan aku menyebut namaMu yang kudus karena Engkau dapat memberiku kelegaan

aku bersabar dan kuat dalam kesesakan karena Engkaulah yang menguatkanku dalam kelemahanku

jika aku sendiri, aku jadikan itu kesempatan untuk lebih dekat denganMu, mengenal pribadiMu yang ajaib

memahami jalanMu yang kadang tidak bisa aku mengerti dan tidak menyerah saat aku terjatuh bersama salib hidupku

aku percaya, Engkau tidak akan meinggalkanku sendiri memanggul salib ini, tetapi Engkau membantu aku, menuntunku untuk terus berjuang hingga akhir

berjalan dalam kesesakan yang akan membawa kemenangan dan kelegaan di pintu keluar

Tuhan adalah sumber inspirasi dan kekuatanku, aku tidak akan pernah kekurangan karena Engkau sudah lebih dari cukup dan hanya Engkau yang menunjukkan bahwa dari segala peristiwa yang terjadi, hanya Engkau tempatku untuk berteduh

dengan kesesakan Engkau melatihku untuk selalu percaya dan menunggu dengan penuh keyakinan bahwa disana telah hadir kebahagiaan yang siap untuk aku jemput

lewat keajaiban dan ketaatan akan Kristus, aku mulai belajar memahami dan menjalani semua perintahMu

sesakit apapun hidupku, itu tidak akan membuatku lupa bahwa aku masih memilikiMu, sumber air kehidupan

ajari aku memiliki hati yang tegar dan kebal terhadap penolakan, kegagalan dan luka batin yang menyiksa

jangan lepaskan tanganku, Tuhan sebab aku takut sendirian

saat aku tidak punya apa-apa lagi yang bisa aku pertahankan, aku merasa hidupku berakhir sekalipun aku masih punya nafas kehidupan

izinkan disisa kehidupanku ini, aku berguna bagiMu, menjadi alatMu dan menjadi pelayanMu… ubahlah hatiku menjadi peka dan mampu mendengar suara orang yang menangis dalam diam

saat aku menangis dalam diam, ingatkan aku untuk bersabar dan mendengarkan suara kasihMu yang menyelamatkanku

Engkau yang telah wafat, membawa semua duka, kesedihan, kegeliahan, kekhawatiran, kekecewaan dan sakit hati, telah menenangkanku lewat caraMu yang iuar biasa

aku bertahan bersamaMu dalam kesesakan tanpa rasa takut apapun karena Engkaulah tameng dan panglima kehidupanku yang tidak akan pernah tergantikan

aku bersyukur mengenalMu walau aku tidak mengerti semua rencanaMu dan aku tidak meihat sesuatu yang menjelaskan kepadaku bahwa Engkau punya sesuatu yang lebih atas hidupku, aku tetap ingin memegang tali kehidupanku ditanganMu hingga akhir

sepertiMu yang telah setia kepadaku dari aku lahir 22 tahun yang lalu hingga hari ini

setia adalah pilihan hidupku dan mengikutiMu sampai Kau memanggilku kembali ke pangkuanMu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s