Cara Doa Katolik


tumbuh dan besar sebagai umat Katolik adalah sebuah kebanggaan dimana aku belajar mengenal iman dan cinta

banyak orang mengartikan katolik sebagai penyembahan terhadap patung dan jimat

bagi orang yang tidak mengenal apa itu katolik, mereka hanya tertawa dan menganggap bahwa membuat tanda salib itu adalah hal yang lucu

belum lagi kepercayaan kepada Bunda Maria dan Santo/Santa yang membawa pengaruh besar terhadap pandangan orang-orang

banyak orang menilai bahwa Katolik itu lebih menyembah Bunda Maria daripada Tuhan Yesus yang merupakan tujuan utama dari semua doa dan pujian yang dilantunkan

aku pernah membantah pernyataan ini bahwa Katolik lebih menyembah Bunda Maria daripada Tuhan Yesus…

Katolik hanya menghormati Bunda Maria sebagai ibu Yesus, ibu yang telah melahirkan Yesus sang juru Selamat ke dunia

tanpa Beliau, tidak akan ada yang namanya Yesus di dunia ini

lewat Bunda Maria dan perantaraannya, umat Katolik berdoa, berkeluh kesah dan berharap… kita selalu berharap semoga Bunda Maria mengantarkan doa kita kepada Putranya yang mahatinggi

menurutku Bunda Maria bukanlah wanita biasa, Ia adalah inspirasi untuk semua wanita di dunia

wajahnya yang cantik dan polos juga terpancar jelas diperilakunya

saat Ia terpilih oleh Allah untuk mengandung Yesus, ia berkata kepada Malaikat Gabriel dengan mantap dan keyakinan, “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut kehendakMu.”

kata-katanya itu telah menjelaskan kepadaku bahwa iman itu selalu yang utama dalam menerima suatu tugas atau perutusan

iman yang menguatkan aku untuk terus percaya dan bertahan dikala semuanya tampak suram dan buruk

iman juga yang menunjukka kebesaran dan kuasa Tuhan yang tak terbatas….

mengenal baik siapa itu Tuhan Yesus, Bunda Maria, Santo/Santa pelindung dan Paus serta beberapa Uskup, bukanlah hal yang buruk dan merugikan

setiap patung dan benda-benda rohani seperti kalung salib atau Rosario selalu diberkati oleh pastor/romo dari gereja yang memang sudah diakui oleh pemerintah

ajaran Katolik yang banyak telah memberiku inspirasi bahwa begitu banyak cara berdoa kepada Tuhan Yesus, entah itu lewat Bunda Maria, Novena, Kerahiman Ilahi, Adorasi, Hati Kudus Yesus, Litani Roh Kudus atau pun yang lainnya

lewat Santo/Santa yang telah dipilih dan diakui membuat umat Katolik semakin percaya bahwa dengan berdoa seperti itu, doanya akan terkabul… seperti yang paling terkenal adalah Novena 3x Salam Maria dan Kerahiman Ilahi dari Santa Faustina

banyak orang yang merasa bahwa doa ini sangat mujarab dan membawakan pengabulan doa yang luar biasa… banyak juga orang sakit sembuh karena doa ini yang harus didoakan 9x berturut-turut diwaktu yang sama

selain itu Rosario juga merupakan alat doa yang tidak kalah terkenalnya bagi umat Katolik, walaupun itu bukan devosi resmi, tetapi hati dan iman yang membawa doa itu terasa terjawab

mungkin bagi orang yang tidak mengenal Katolik akan merasa bahwa semua cara doa itu aneh dan berlebihan…. ada yang juga bilang bahwa penyembahan kepada patung itu sama dengan menyembah berhala kepada setan atau roh-roh jahat

fokus kepada Tuhan Yesus juga bisa pecah karena banyaknya perantara doa yang ada di Katolik

lalu mengapa orang Katolik suka sekali membuat salib sebelum melakuan sesuatu? itu karena salib adalah tanda kemenangan Kristus yang akan menjadi pengingat bahwa kita adalah umat Kristiani, kita selalu mengutamakan Tuhan sebagai awal dari semua kegiatan yang kita lakukan

mengenang semua perjalanan hidup Yesus itu juga merupakan tugas utama dari umat Katolik, terlebih saat paskah akan datang….

sebelum Paskah, ada yang namanya Masa Prapaskah dan dibuka dengan Rabu Abu…

setelah menerima abu sebagai pengingat bahwa kita ini berasal dari debu, umat Katolik harus berpuasa dan berpantang selama 40 hari, sama seperti Yesus yang berpuasa di padang gurun selama 40 hari

sebelum Yesus mengadakan perjamuan terakhir, kita juga mengenang datangnya Yesus dari Galilea menuju Yerusalem dengan menaiki keledai dan semua orang berbondong-bondong menyambut kedatangan Raja mereka dengan berteriak, “Hosana, bagi Raja Daud” dan daun Palma di tangan, itulah yang disebut dengan Minggu Palma

setelah Minggu Palma, kita mengenang kisah Yesus saat Ia mengadakan perjamuan terakhir bersama murid-muridNya dan Yesus membasuh kaki kedua belas muridNya,  itu disebut Kamis Putih

keesokkan harinya kita juga mengenang kisah sengsaraNya yang membawa kemenangan dan menyelamatkan umat manusia dari dosa yang disebut Jumat Agung… setiap merayakan Jumat Agung, gereja Katolik di Indonesia mengadakan drama musical kisah sengsara Tuhan Yesus yang disebut Tablo dan mencium kaki Yesus di salib

pada hari Sabtunya kita berduka dengan mengadakan misa yang disebut Sabtu Suci atau Malam Paskah… malam ini merupakan masa dimana seluruh umat Katolik dibaptis kembali dengan percikan air suci yang sudah diberkati

lewat misa ini juga, kita diingatkan tentang TERANG DUNIA karena sebelum misa dimulai ada pemberkatan lilin sebagai simbol harapan dalam gelap… menunggu kebangkitan Yesus yang membawa harapan baru

setelah itu barulah kami seluruh umat Kristiani didunia merayakan kebangkitan Yesus Kristus di Minggu Paskah

memang semua misa dan ritual yang dilakukan sebelum menyambut Paskah itu adalah buatan manusia, tetapi semua itu terjadi berdasarkan Alkitab

Yesus berkata, “Lakukanlah ini untuk mengenangkan daku” karena dari kala itulah semua ini dilakukan

biarlah semua orang menilai bahwa Katolik menyembah berhala kepada patung, tetapi hati dan pikiran tetap tertuju kepada satu arah yaitu Tuhan Yesus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s