Takut dan Percaya


takut…. gelisah… khawatir…..

itu semua sudah pernah aku alami, entah setiap hari atau setiap detik

mengapa harus sedih dan menangis saat harus berpisah atau terpisahkan?

dimana ada perjumpaan, disitulah ada perpisahan…. tapi apakah perpisahan itu adalah hukum dari sebuah pertemuan?

saat aku berusaha untuk tidak takut dan menutupnya dengan kepercayaan agar tenang itu datang, entah mengapa dan bagaimana takut itu semakin memasukiku dan berusaha menguasai diriku

apakah aku layak takut seperti itu jika aku sudah tau bahwa Yesus yang wafat dikayu salib itu sudah mengangkat semua ketakutanku dan mengubahnya menjadi sukacita?

apakah takut itu mampu membuat sesuatu yang aku takutkan itu pergi meniggalkanku? atau justru itu yang menjerumuskanku pada lubang dosa yang mampu menyerapku lebih dalam lagi?

Yesus pernah¬†mengatakan bahwa “Biarlah yang terjadi padaKu adalah kehendak BapaKu disurga, biarlah Aku menerima dunia ini sebagaimana adanya, bukan seperti Aku mengkehendakinya, percaya bahwa Engkau akan membuat segala sesuatu beres, bila kuserahkan semuanya kepada penyelenggaraan kasihMu”

kalimat-kalimat itulah yang menguatkanku saat ketakutan itu datang dan berusaha merebut kebahagiaanku

aku berserah dan berpasrah bukan karena aku menyerah pada nasib, tetapi aku menyerahkan semuanya yang sudah aku kerjakan kepada Tuhan

biarlah Tuhan mengerjakan dan mengambil peranNya dalam hidupku… peranNya itulah yang menyelamatkanku dari kehancuran, kesakitan dan penderitaan

aku tidak menyesal jika takut itu datang lagi karena aku sadar, takut itu telah memberiku kekuatan untuk terus berpegang pada Tuhan yang bisa memberiku kelegaan

bersabar dan berdiri tegap dalam ketakutan membuatku tau bahwa benar, Tuhan Yesus adalah satu-satunya andalanku, kepadaNya aku percaya bahwa didalam keadaan yang buruk, selalu ada kedamaian dan akhir yang indah

mungkin takut itu telah menyita banyak waktuku, tetapi takut itu mengingatkanku bahwa aku hanyalah manusia biasa yang bisa saja terserang takut yang luar biasa

biarlah takut itu datang bersilih ganti karena aku tau bahwa aku punya Tuhan Yesus yang lebih besar daripada takut dan masalahku

Dialah Tuhan yang punya kuasa besar akan hidupku, Ia yang menemaniku dan mengajariku tentang “cinta tanpa balas dan kasih tanpa batas”, Ia memintaku untuk tidak berhenti mengasihi sampai aku berpulang

walaupun tak semua orang mengerti itu, aku tidak perlu takut dan ragu sebab Ia akan senantiasa bersamaku… itulah hebatnya Tuhan Yesus yang selalu aku banggakan

aku bangga mengenal sosokNya yang menghanyutkan namun menyelamatkan

ketika semua takut itu menyergapku, aku mengadu dan memanggilNya karena aku sadar aku bukanlah apa-apa tanpaNya, Dia yang memberiku kekuatan untuk terus tersenyum dan sabar dikala semua orang jahat padaku

tetapi Dia tidak jahat kepadaku, melainkan mengajariku untuk bersikap tenang dalam keadaan apapun, sebab Dia selalu punya rencana yang indah lebih dari rencanaku yang biasa-biasa saja

bahkan aku masih ingat, Dia pernah berkata,”Tenanglah AnakKu, suatu hari kamu akan mengerti dan Aku punya rencana yang lebih baik untukmu. Percayalah kepadaKu”

izinkan aku percaya kepadaMu, dan imanku tambah besar setiap harinya karenaMu yang memegang ahli kehidupanku ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s