Berbuat Baik


10405386_10153262013696328_1963605208476796124_n

“Apapun yang engkau bangun selama bertahun-tahun bisa jadi akan dihancurkan orang lain hanya dalam satu malam; tapi bagaimanapun bangunlah dan teruslah berkarya. Kebaikan yang engkau lakukan hari ini mungkin saja besok sudah dilupakan orang, tapi bagaimanapun, teruslah berbuat baik. Bagaimanapun, berikan yang terbaik dari dirimu sebaik-baik yang dapat engkau lakukan. Pada akhirnya engkau akan tahu bahwa ini adalah urusan antara engkau dan Tuhanmu. Bukan urusan antara engkau dan mereka.” -Ibu Teresa-

kata-kata Ibu Teresa yang sederhana namun bermakna, menggugah hatiku dan memberiku secercah harapan

semua yang aku lakukan hari ini atau yang terdahulu adalah urusanku dengan Tuhan, Tuhan yang sanggup menilai kebaikanku… walaupun apa yang aku lakukan itu terkadang tak terlihat oleh kasat mata, aku haruslah terus berbuat baik dan yang berasal dari hatiku sendiri

aku berusaha memahami, mengapa ada kejahatan disela-sela kebaikan, tetapi tidak ada yang bisa memerintah selain Tuhan Allah sendiri

mendengarkan suara nurani membuatku yakin dan percaya bahwa itulah yang Tuhan kehendaki atas hidupku

senang, sedih, kecewa, merasa dilupakan dan dihina harus dirasakan agar makna kehidupan datang dan memberiku pengertian bahwa hidup tidaklah seburuk itu

hidup tidak berakhir hanya karena satu peristiwa yang menyakitkan tetapi justru itu yang menjelaskan kepadaku, betapa indahnya hidup ini

yang mengerti aku luar dalam hanya Tuhan Yesus, Tuhan yang telah membentuk aku sejak aku ditenun dalam kandungan ibuku dan Dia juga yang telah memilihku untuk mengalami suatu peristiwa yang menyedihkan atau bahkan membahagiakan

saat tindakanku melukai orang lain atau dinilai buruk, ajari aku untuk mengerti rencanaMu, Tuhan…. sebab jadikan aku seperti hatimu yang bersih nan kain putih tanpa noda

kemampuan untuk terus bersabar telah menunjukkan kepadaku bahwa waktuMu yang menjadi rahasia bisa membawaku kepada kemenangan yang bahagia

walaupun harus melewati beban yang teramat berat dan menyakitkan, aku tidak menyesal jika harus menangis dalam pedih sebab aku tau Tuhan Yesus tidak membiarkanku menanggungnya sendirian

kadang, dalam kesepian aku berdoa dan berharap aku bisa bertemu denganNya, berbicara hal banyak dan bertanya jika memang diizinkan

kepada siapa lagi aku berani mengadukan semua luka dan sakitku ini kecuali kepada Yesus? Yesus memang tidak bisa aku lihat dengan mataku, tidak bisa aku peluk tubuhNya dan jubah kuasaNya, tidak bisa aku tatap mata penuh kasihNya…. tetapi sesungguhnya mata hati dan telinga hati bisa melakukannya untukku

dengan hati yang kosong, Yesus datang mengisinya dan menyentuh hatiku agar aku mau mendengarkanNya… suaraNya menuntunku lewat Roh Kudus

meskipun kadang, aku juga bertanya, mengapa aku yang harus mengalami penderitaan ini, tetapi ada satu hal yang menguatkanku, yaitu kasih Tuhan yang tidak pernah berkesudahan

semua orang boleh memandangku sebelah mata, tetapi Tuhan Yesus sanggup mengangkatku keatas sebagai kepala bukan sebagai ekor, Dia sanggup mengubah hatiku yang hampa menjadi penuh sukacita

ketika aku bersedih karena sesuatu, aku harus menemukan sesuatu yang bisa menguatkanku kembali dan itu teringat oleh Tuhan Yesus yang memberiku semangat untuk terus berjalan

tidak perlu takut tersandung atau terjatuh, sebab aku mempunyai Tuhan Yesus yang senantiasa menopangku dan menuntunku melewati lembah yang paling curam

satu per satu mengarahkanku kepada rencana Tuhan yang seharusnya terjadi padaku dan aku tau Dia selalu memberiku yang terbaik, bukanlah kecelakaan…. cintaNya dan ajaranNya itu membuatku mengerti betapa indahnya jalan yang Ia berikan bagiku

walaupun penuh dengan batu dan lika-liku, aku tetap ingin bahagia bersama Dia yang telah mengutus aku… tidak ada yang tidak bisa aku lewati sebab Dia tau batas kemampuanku serta semua persoalan itu adalah persoalan yang biasa

karena aku punya Tuhan Yesus yang lebih besar daripada masalahku itu….

kalau ada kesedihan dan kesakitan pasti ada juga kesenangan dan kesembuhan dalam nama Tuhan Yesus

aku dapat merasakan itu sebab aku percaya kepadaNya meski mataku melihat itu sudah tidak mungkin aku dapatkan kembali….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s