Doa Adalah Alatku


Tuhan, aku tau Engkau tidak jauh, tak sejauh doa yang aku lontarkan setiap hari

Engkau mendengar dan menjawab doaku lewat waktuMu yang tertentu dan tak bisa aku tebak

alatku hanya ada satu didunia ini, yang bisa menghubungkanku langsung dengan Engkau, yaitu berdoa

dengan doa aku ingat tentangMu, kuasaMu dan cintaMu yang senantiasa mengantarkanku pada Pintu Gerbang Perdamaian

doa yang sederhana mampu memberiku isyarat bahwa sesungguhnya Engkau hadir, menemaniku sepanjang hari

Tuhan, mungkin aku sering bertanya kapan doaku akan terjawab atau kapan rasa penasaranku akan segera usai… tetapi aku sadar, kalau ada banyak hal yang tidak boleh aku ketahui

membiarkan semuanya berjalan seperti air, diselingi dengan usaha serta doa yang tak pernah putus

aku percaya semua yang terjadi saat ini adalah rencanaMu yang terbaik, meski kadang itu membuatku terluka

terluka mengajariku tentang cinta sejati, takut mengajariku tentang keberanian serta pentingnya peran iman…karena aku percaya rencanaMu sempurna dan seperti Engkau yang sempurna, membuatku menyerahkan sisa yang kukerjakan kepadaMu

ketika Engkau pernah berkata, “jika engkau percaya kalau Aku bisa mengatasinya, biarkan Aku mengatasinya untukmu.”

lewat kalimat sederhana itu, aku menyadari bahwa sudah selayaknya aku selalu mengandalkanMu, bagaimana pun keadaanku saat ini

senang aku bersyukur dan berterima kasih, sedih aku bersyukur dan dikuatkan

lewat beban ini, aku diajarkan untuk tumbuhkan iman dalam Kristus.. sebab memang hanya itu yang aku punya saat terjebak dalam ketakutan

keberanian yang Engkau berikan itu seperti emas yang sulit dicari, dan sangat berarti bagiku.. cintaMu yang tulus telah mendekatkanku kepadaMu, berani berharap walaupun sudah tidak ada harapan yang tertinggal

Tuhan, izinkan aku mendekat kepadaMu meski aku tau Engkau tak pernah menjauh… ingatkan aku tentang kedahsyatan doa penuh iman… doa yang Kau ajarkan sehingga aku bisa terhubung dengan Bapa di Surga

Tuhan, apakah doaku sulit dimengerti? apakah hatiku tak sungguh-sungguh memuji Engkau? tetapi aku tau bahwa telingaMu dan mulutMu tak jauh dariku

Engkau sangat dekat, sedekat sinar matahari yang bercahaya didekat kulitku, suaraMu menaungi lautan dan melawan deru angin, namun suara itu menghangatkan jiwaku

jangan sampai takut itu meremaskan tubuhku hingga lemas tak bertenaga, sebab aku tau Engkau adalah hartaku untuk berjuang melawan semuanya

saat aku harus mengalah, Engkau memimpin aku sampai aku menjadi seorang Pemenang… meski aku melihat sudah tidak ada harapan, aku tetap percaya campur tanganMu

dengan doa yang tak terlihat itu, seperti aku sedang menuliskan surat kepadaMu dan aku kirimkan ke rumahMu di Surga

menunggu dengan penuh harap, mengirimkan doa dengan pantang menyerah adalah hal sederhana yang bisa aku lakukan selama aku masih hidup didunia ini

sebab setiap kali aku memandang langit, entah biru cerah atau abu-abu mendung tanpa pelangi, aku tau Engkau ada disana untuk memperhatikanku, menjagaku dari segala kecelakaan dan Engkau mengasihiku sehingga aku merasa tenang Engkau berada disampingku atau diatasku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s