Mengapa Memilihku?


tak pernah ragu buatku mengakui kalau Yesus adalah Allah dan Tuhan yang turun ke dunia dalam rupa Anak Manusia… yang rela wafat demi menebus dosa-dosa manusia

segala hal yang Ia perbuat, katakan dalam setiap ajaranNya adalah hukum alam yang tidak bisa dilawan dengan hukum apapun, meski terkadang hukum itu tak bisa diterima oleh nalar manusia

namun itulah kenyataan yang membuat aku dan kamu berbeda dari Anak Manusia

kadang aku juga bertanya, mengapa aku dan kamu harus mengikuti Yesus dan menerapkan seluruh ajaranNya dalam kehidupan sehari-hari? mengapa ajaran Yesus yang sederhana bisa membawaku dan kamu kepada Bapa di Surga?

aku yang masih dalam proses belajar yang tak akan pernah berhenti, terus mencari jawaban itu dan mencoba memahami satu per satu ajaran itu dengan hati dan pikiranku yang saling terhubungi

awal langkahku untuk memahami itu, kian berat dan membuatku bingung… lambat laun, lewat salah satu hambaNya, aku diantar pada satu jawaban yang membuatku berhenti bertanya

mengasihi, menolong dan mengampuni adalah 3 hal yang Yesus sebut-sebut dalam ajaranNya… dari 3 hal sederhana itu, aku belajar untuk melakukannya pada diriku sendiri terlebih dahulu, sebelum pada akhirnya aku berhasil memancarkannya keluar dari diriku

berat? ya… aku juga merasakan sulitnya memaafkan diri sendiri, terlebih melakukan suatu kebodohan yang fatal… belum lagi beban-beban yang saling mengejar kehidupanku agar aku terjatuh pada dosa, lantas siapa yang bisa menolong diriku keluar dari masalah-masalah itu, kalau bukan aku yang memulainya?

sampai suatu ketika, ada sesuatu yang membuatku sadar, menolong, mengasihi dan mengampuni diri sendiri akan membawaku pada pintu perdamaian terhadap genjolak dalam hidupku,,,

saat aku merenungkan nasib dan kesedihanku, aku merasa aku tak pantas melanjutkan hidup ini, sebab perasaan tak berguna dan tak diinginkan seringkali menyergapku dengan cepat.. tetapi, semuanya berubah saat aku dituntun untuk mau mengenal lebih dalam lagi tentang satu pribadi

yaitu Yesus yang datang ke hidupku sejak aku resmi dibaptis dan akupun tumbuh dalam pantauan kasihNya yang tak pernah berkesudahan… setiap detik terasa sangat menyenangkan atau bahkan sangat menegangkan karena satu tarikan nafas ini mengandung satu arti

arti yang menyadarkanku bahwa aku sangat dikasihi oleh Dia yang menciptakanku… setiap penderitaan yang ada, membuatku merasa tak adil dan aku tak sanggup melewatinya.. sampai-sampai aku mulai didatangi rasa putus asa dan menyerah

aku berkata dalam hatiku yang penuh kegelisahan, “Tuhan, mengapa Engkau memilih aku untuk terperangkap pada beban-beban ini? Mengapa aku yang harus merasakan terbuang ditengah keramaian?”

aku memang tidak langsung mendapatkan jawaban itu, tetapi bersama berjalannya waktu, aku pun tambah besar dan dewasa… Tuhan Yesus telah meletakkan satu misi kepercayaan pada diriku dan itu mulai tumbuh berkat doronganku untuk menerima ulur tangan Tuhan

aejak itu segalanya berubah…. aku menjadi Anak Tuhan yang diberkati dan dikasihi lewat segala penderitaan itu sendiri.. aku belajar untuk membuka mata serta pikiran untuk melihat berkat Tuhan sekecil apapun itu

sampai akhirnya, aku bisa memancarkan kasih Kristus sedikit demi sedikit, meski banyak hal yang harus dikorbankan, aku bersyukur untuk nikmat yang Tuhan berikan pada hidupku

kesukaran hidup yang terus menemaniku memberiku keberanian, keikhlasan dan kesabaran dalam situasi apapun

rasa pedih dan sakit yang bersahabat kepadaku, seolah berbicara, “Aku tidak akan lama berada dihidupmu, maka dari itu, carilah cara untuk mengusirku. Tetapi ingatlah, aku pasti akan kembali untuk menyiksamu!”

awalnya aku tak mengerti caranya untuk mengusir kepedihan itu, tetapi betapa baiknya Tuhan Yesus yang telah menyentuh hidupku dengan penuh kesabaranNya… sehingga aku merasakan damai sejahtera, sukacita dan ketenangan didalam badai itu

kalau Yesus bisa menghentikan atau meredakan badai ditengah laut, tidak ada alasanku untuk percaya kalau Dia juga mampu meredakan badai dihidupku ini

cinta Tuhan Yesus yang begitu besar telah menyadarkanku mengapa aku harus mengikuti jejakNya…. yaitu supaya aku bisa meneruskan kasihNya, mewartakan Injil Kerajaan Surga serta bersaksi akan kehadiranNya yang membawa keajaiban

Dia memilihku untuk satu alasan dan satu tujuan mulia… tidak mungkin Dia biarkan aku menjalani misi itu sendiri, sebab aku tetaplah hanya manusia biasa yang tak luput dari dosa dan kesalahan

kesalahan yang tercipta itu telah memberiku pelajaran yang berharga, pentingnya kewaspadaan dan betapa dahsyatnya pertolongan Tuhan

aku bersyukur mengenal Tuhan Yesus yang memberiku kesempatan untuk menikmati berkatNya setiap saat… tanpaNya aku tidak akan bisa bangkit dan menemukan tujuan hidupku yang sudah Ia peruntukkan bagiku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s