Masa Depan


berdiri setelah sekian lama terduduk sendiri dalam kegalauan… melihat masa depan dengan penuh harap yang baru, menciptakan sukacita untuk diri sendiri

memandang keluar jendela, menghitung jumlah tetes air hujan yang turun hari ini… menghitung terperatur hangatnya matahari hari ini dengan hembusan angin dikulit

dan aku memejamkan mata, menghitung berapa berkat yang aku peroleh dihari yang baru ini..

aku memang tidak bisa menebak ataupun melihat masa depanku saat ini, tapi aku bisa merancang suatu rencana untuk membuat masa depanku

apa yang aku lakukan hari ini, itulah cerminanku untuk masa depanku… dengan siapa aku berbicara saat ini, itulah orang-orang yang membantu proses masa depanku yang terus berjalan

meski kadang tak semua yang aku inginkan dan aku rencanakan bisa mulus dan terjadi, aku tetap percaya kalau semua peralihan itu adalah cara Tuhan memakai serta memaknai hidupku yang singkat ini

disetiap ujian yang ada, disana aku dilatih untuk tetap percaya kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria dengan segenap imanku

ujian itu boleh menumbuhkan rasa takut dan khawatir dalam diriku, tapi tak bisa melumpuhkan semangat dan imanku kepada yang maha kuasa

sebab aku hanyalah manusia biasa yang tak luput dari godaan setan… tapi selama aku memiliki iman akan Kristus, aku akan selamat…

kekuatanku yang melepuh, seakan tumbuh kembali dengan harapan yang Tuhan berikan kepadaku… oleh karena setiaNya kepadaku, aku mengerti bahwa semua yang sulit akan berlalu

Tuhan memang tidak menjanjikan yang sulit menjadi mudah, beban yang ada akan hilang, tetapi janjiNya adalah kalau Dia senantiasa mendampingi, menguatkan dan membawaku kepada kemenangan yang sejati

aku memang tidak suka diganggu oleh berbagai beban itu, tapi aku mulai tersadari bahwa beban itulah yang membuatku kuat dan tegar menghadapi situasi apapun… itulah yang memberiku pelajaran, motivasi dan juga harapan untuk jangan takut dengan situasi yang mencekam

takut itu boleh dan itu manusiawi, tetapi ingatlah aku akan Tuhan Yesus yang luar biasa… Dia mengajarkanku untuk selalu punya harapan dan tidak pernah putus doa dalam usaha

menyerah memang pilihan yang buruk, namun aku mengerti pada satu sisi dimana saat aku menyerah, Tuhan berkata kepadaku kalau aku harus tulus ikhlas menjalani hidup ini dan menyerahkan sisa dari apa yang aku kerjakan itu kepadaNya

jika aku percaya Dia bisa mengerjakan sesuatu, kenapa aku pula harus meragukan kemampuanNya?

tak hanya harus mengikutsertakan sesama manusia untuk bekerja sama denganku, tapi aku juga harus senantiasa mengikutsertakan Tuhan Yesus, Bunda Maria,  para malaikat dan santa pelindungku sebagai teman kerjaku seumur hidup

bersama Tuhan Yesus yang merupakan kepala kehidupanku, aku melihat caraNya bekerja untuk hidupku yang singkat ini

jika aku harus kehilangan yang berarti bagiku, itulah salah satu cara Tuhan untuk menjelaskan kepadaku kalau itu bukan milikku lagi dan sudah waktunya bagiku untuk menunggu yang baru

tak ada alasan bagi Tuhan untuk membuatku menyesal atas kehilangan sesuatu, sebab yang baru itu pasti adalah yang terbaik untukku, menyelamatkanku dari kecelakaan dan memberiku kehidupan yang baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s