Satu Ruang


Tuhan, berikan aku mata untuk melihat sesuatu yang indah dan positif, hati yang mau memaafkan dan tulus dalam bertindak, pikiran yang bersih dan jernih serta jiwa yang tak pernah kehilangan iman akan Engkau

jauhkan aku dari jeratan setan yang berusaha merusak diriku sehingga aku tak bisa lagi memancarkan kasihMu yang merupakan bibit tugas yang sudah ada sejak aku lahir ke dunia ini dengan seribu macam perbedaan yang mencolok

jika masa laluku yan indah melukai orang lain hingga menangis, apakah aku harus turut menangis? tetapi perjalanan hidupku yang penuh keluh kesah menjadi contoh orang lain yang bernasib sama denganku

aku bersyukur, hidupku yang diselamatkan, dilindungi dan dijauhkan dari orang-orang yang berusaha merusak hidupku atau mungkin menjauhkanku dari kasihMu

walaupun harus menerima serangan bertubi-tubi, aku tetap ingin mengucap syukur dengan hati yang bergembira, memuji kebaikan Tuhan dalam hidupku

Tuhan yang telah memberiku kekuatan serta semangat juang untuk jangan menyerah dan berhenti barharap akan sesuatu yang lebih baik

Dia selalu membuka mataku akan kebenaran dan keadilan yang selama ini tertutupi dan yang tidak aku ketahui… dari situlah aku berani mengucap syukur tanpa memikitkan kerugiannya

perjuangan yang berat mulai memudar dan aku sudah melewatinya dengan menyimpan satu pelajaran berarti.. aku belajar membuka lembaran kosong dalam buku tulisku

menuliskan dan menggambarkan kisah hidupku yang singkat ini, dengan berbagai peluh dan derita yang tak kunjung usai… aku tidak bisa mengubah rencana Tuhan dalam hidupku, tapi aku dapat belajar untuk memaknainya dengan sukacita dan damai

terima kasih untuk janji pertolonganMu yang tak pernah terlambat, memberiku pengharapan saat aku mulai kehilangan harapanku, menghibur saat air mata menetes tanda kelemahan, dan memelukku saat aku tak mampu memandang langit

segala pengalaman disakiti dan dikecewakan seakan membuatku ketagihan untuk menghadapinya lagi dan lagi, buka karena aku sombong dan merasa aku pasti bisa

tetapi sebenarnya itu adalah satu ruang kesempatan bagiku untuk lebih mengenal sosok pelindungku dan penyelamatku, mendekat kepadaNya, tatkala Dia tak pernah menjauh dariku, menemui dia selama Dia masih bisa ditemui

berharap ketika masih ingat bagaimana caranya berdoa, masih ingat namaNya yang mengatasi segala nama….

janjiNya itu tak pernah berhenti mengikutiku, sebab janji itulah yang memelukku sambil menikamku dari belakang sehingga aku tak merasa kalau aku dibodohi

orang boleh membodohiku, melukaiku dengan pedang tanpa tulangnya, tetapi mereka tidak bisa merebut sumber sukacita dan damaiku.. sebab apa yang damai itulah yang akan tetap tinggal bersamaku, sejak aku memberanikan diri untuk menerima Tuhan sebagai pemilik hati

hatiku yang penuh dengan dosa, pikiran jahat dan pandangan yang buruk, telah menuntunku pada jurang kekelaman yang paling dalam, sehingga aku berteriak minta tolong dengan suara nyaring

siapakah yang dapat menolongku? kalau bukan aku yang percaya, siapa lagi yang dapat mendorogku untuk membuka hati ini secara gamblang dan tanpa ragu?

kepercayaan itu yang masih ada sampai sekarang sehingga aku tak mau tergoyahkan oleh nafsu sesaat yang dapat menggelaplan segala-galanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s