Menunggu


dalam proses menunggu, aku dilatih bersabar dan harus yakin pada waktu yang akan datang

meski lelah dan bosan, aku tetap belajar untuk percaya semuanya akan datang pada waktu tertentu…

bersabar seperti itu memang sulit dan aku tidak bisa membohongi rasa lelah itu.. namun, itulah uniknya hidup bisa aku rasakan.. saat diam menunggu aku melihat waktu yang terbuang sia-sia

dalam rentang waktu yang tak sebentar, akupun belajar untuk menjalaninya dengan penuh rasa syukur

aku bersyukur semuanya berjalan lancar dan sempurna, aku yang takut itu seakan dibungkus rapat oleh kepastian yang Tuhan berikan kepadaku

sabar menunggu itu memang menyebalkan, tetapi disetiap detik dan menit yang terbuang itulah ada doa dan harapan agar penantian itu segera terjawab

sepanjang apaun aku harus menunggu, aku selalu disadarkan oleh waktu kalau yang ada hari ini adalah anugerah terindah, kenikmatan yang akan tergambar dalam kekusutan pikiranku

tergoda untuk marah sepertinya akan sia-sia sebab tidak ada hujan dan badai yang tidak berhenti

aku yakin didalam setiap tetes air hujan, ada doa yang Tuhan lontarkan turun atasku, agar aku bisa mengikutiNya, memanggul salib kehidupan dan menyangkal diri sesering mungkin

waktu yang dikorbankan terasa sangat mahal bagiku,, semakin lama aku termenung, aku dilatih untuk tetap menanti dengan sabar

Tuhan, ajari aku untuk bersabar dengan cermin hatiMu. cermin yang memantulkan betapa lembutnya Engkau mendidik aku dijalanMu

semua yang aku terima sampai hari ini, mungkin tak seberapa dengan pengorbanan yang Yesus berikan.. pencobaan yang aku alami, tidak sebanding dengan nyawa yang harus dikorbankan

sebab juga Engkau Allah yang setia, memegang erat tanganku dengan membisikkanku satu harapan baru, mengubah semua arah pikiranku yang kotor menjadi jernih kembali

meluruskan kembali benang kehidupanku itu dengan hanya satu sentuhan yang hangat…

kuat bersamaMu menjelaskan segalanya kalau aku harus bisa bertahan demi Engkau yang memilihku dan menciptakanku lewat kejadianku yang dahsyat

Tuhan, bimbing aku menuju pintu pertobatan, sentuh aku dengan letera keajaibanMu agar aku senantiasa berada dijalanMu itu… saat aku mulai tergoda dan menjauh, akankah aku boleh mendekat kepadaMu?

apakah tempatku akan sama tepat dihatiMu yang bercahaya?

cahaya penuh keajaiban telah memberiku kepastian kalau yang ditunggu itu punya satu alasan agar aku semakin dekat, sedekat Engkau disampingku…

aku bersyukur memilikiMu yang menjadikanku alatMu, menjadikanku pribadi yang kuat dan sabar dalam keadaan yang rusak sekalipun

menunggu dengan bosan memang menyiksa fisik, tapi selama aku tau kalau Tuhan senantiasa bersamaku dan aku aman dalam lindunganNya, aku tak pernah mersa kalau menunggu itu membuang waktu, tapi Tuhan memberiku kesempatan untuk menyirami bibit imanku

bibit yang aku tanam itulah yang akan memberiku kedamaian dan mujikzat dalam cobaan hidup ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s