Hati yang Kosong


waktu semakin berjalan ke ujung tahun, melewati satu hari yang bersejarah bagi dunia dan seluruh umat Kristiani

tak terasa juga masa Adven akan segera berakhir, dimana masa pembersihan diri untuk menyambut kelahiran Juru Penyelamat dunia pun juga akan menemukan titik akhirnya

lantas, sudah pantaskah aku menyambut kelahiran Dia yang menebus dosa-dosaku, membersihkanku dari aura gelap disepanjang hariku?

apakah aku sudah layak disebut pengikut Kristus yang setia? apakah aku sudah seturut dengan imanku? apa responku saat Roh Kudus berusaha menyentuh jiwaku?

Natal segera datang, tapi inilah aku yang masih dirudung banyak dosa dan kesalahan… aku seolah terjebak pada panasnya api, kerasnya tiang-tiang jeruji besi…

aku tak ingin terjebak selamanya, aku juga rindu menghirup udara bebas, memandang ke matahari cerah dan merasakan sejuknya guyuran air hujan

Tuhan, sudah berapa kali Engkau mengetuk pintu hatiku, namun aku tidak juga menjawabnya? apakah hatiku mengeras karena malu?

Tuhan, aku tau Engkau sangat dekat denganku, sedekat sinar matahari yang menerangi jalanku.. sehangat uap udara yang mengelilingiku

karena Engkau sangat dekat, aku merasa aman, tetapi kebodohan itu terasa menguasaiku supaya aku tidak menghiraukan kehadiranMu dalam setiap detik hidupku

aku pun berjalan mendekati hari indah itu, memandang keatas seolah ku dapat melihat Engkau tak pernah berhenti mengawasiku.. Engkau yang berkuasa diatas kelemahanku

kelemahanku yang tak kunjung tinggalkanku, namun menyemangatiku untuk senantiasa dekat kepadaMu

diri ini memang tak sebersih Engkau, Yesus, sebab noda-noda dosa itu masih melekat dalam aku yang rentan

terlalu banyak godaan yang mengubah cara kerjaku, namun disinilah aku berharap agar aku bisa menemukan ketenangan yang seperti dulu

sejenak kulihat Engkau menyatakan keajaiban dalamku, seketika kumerasa hidup ini sangat berat dan telah menipuku

tipuan demi tipuan yang aku hadapi, seperti bibit-bibit kecil yang akan segera bermekaran, menghiasi hari-hariku yang mati

keajaiban cinta yang aku rasakan, adalah bintang permata yang bersinar dimalam hari.. malam yang tak berbintang pun akan tertawa bersama turunnya tetes demi tetes harapan

singkatnya hidup ini membuatku takut kalau aku tak sempat lagi mengubah hidupku seperti yang Kau inginkan

jangan biarkan hidupku diarahkan dan digerakkan oleh hawa nafsu, kemarahan, kebencian dan dendam, tetapi penuhiah hatiku yang kosong ini dengan kasih sayang serta cintaMu

cintaMu yang kekal abadi telah menjelaskan padaku arti dari penyelamatan yang Kau sertakan dalam hidupku

terima kasih telah memberiku cinta yang begitu indah sehingga hatiku yang hampa seakan bersorak-sorai memuji kebaikanMu

Tuhan, keindahan dan kenikmatan yang Engkau tawarkan adalah kesejukan yang kurasakan saat musim kemarau tiba

Natal yang indah terasa begitu dingin karena derasnya air hujan yang membasahi bumi, namun sukacira dibalik jutaan lampu yang menyala, membuatku yakin kalau Engkau akan segera datang

rerima kasih selalu dekat denganku Tuhan, memberiku kesempatan untuk selalu mengingatMu sebagai sumber semangatku dalam keadaan apapun

segelap apapun diriku, aku bisa merasakan tanganMu, kuasaMu yang tak pernah bosan menggenggam harapanku dan menjatuhkannya diwaktu yang tepat

Tuhan, tuntun aku masuk ke rencanaMu,s ebab Engkau yang memberiku arti dalam hidupku, disaat hidupku terlihat dan dan terasa sangatlah buruk, Engkaulah pegangan hidupku

aku memang tak bisa berhenti menunggu waktu dan tanggal kematianku, karena kematianku terasa begitu dekat denganku… sangat dekat sehingga aku tak boleh terus mempermainkan hadiah nafas ini

nafasku yang mungkin terlalu pendek bisa saja membawaku kembali kepada tanah, namun apakah jiwaku akan Engkau pelihara selamanya, seperti Engkau yang senantiasa merawat kesusahan hidupku?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s