Melewati Waktu


angin berhembus melewati waktu, membaca pergerakan detik kehidupanku…

melewati lembah yang kelam, terinjak oleh ribuan tapak kaki, menanam harapan dalam doa dan cinta

menuliskan doa dalam sehembus angin kencang, berharap doaku akan sampai pada alamat yang dituju

bagaikan dilempari batu, sakit rasanya muncul dan mempersulit keadaanku… aku kuat bukan tanpa alasan, sebab aku berdiri dengan segala keyakinan yang sudah lama aku simpan

kalau tidak melewati beban ini, kemana aku bisa mendapatkan kemenangan yang sebenarnya? mengapa harus ada pengorbanan dibalik kisah yang sesungguhnya?

inikah cinta Tuhan yang begitu besar kepadaku, sehingga aku merasa ini tidak adil, untuk aku dapatkan… tetapi bagaimana aku dapat mengenal Tuhan, jika aku menutup pintu keajaiban yang sebenarnya sangat dekat denganku

aku diajak untuk terbuka dan mencintai apapun yang sedang aku alami, sebab Yesus adalah Guru penuh cinta kasih

aku mengakui kepercayaanku, tetapi aku dihadapkan pada keadaan yang mepersulit imanku… imanku diuji dengan ketabahan cinta Kristus

imanku tumbuh karena janji yang meneguhkanku, menemani sisa hidupku yang tidak tau sampai kapan akan berlalu

waktu berlalu dengan sangat cepat, dengan menyimpan suka dan duka yang begitu dalam…. bertumbuh dalam bimbingan Kristus, memberiku kekuatan yang berbeda, yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain

aku mungkin sudah terlalu sering menutup mata, tetapi hati dan jiwaku terus berkelana mencari Engkau, agar tenangku itu tumbuh dan menyelimutiku

mengetuk hatiku untuk tetap memegang janjiMu disetiap detik hidupku… sekalipun, aku harus mengulang proses hidupku yang sudah kelam, aku menaruh harapan besar untuk tetap melihat Engkau sebagai penghibur dan penyelamatku

sebab kedamaian ini tercipta bukan karena kuasaku, tetapi karena hidupku berlimpah oleh cintaMu yang memuaskanku… puaskanku untuk tetap memikul salib yang mungkin semakin berat setiap harinya

hari-hariku terasa sangat kelam dan tak berarti saat aku tinggalkan mimpiku di langkah akhir, tetapi mimpi yang sudah sejak lama aku tanam, selalu bersinar sehingga aku tidak tersesat

karena aku berada dalam lindunganMu, aku bersyukur atas berkatMu Tuhan yang begitu berarti dan memberiku arti kehidupan yang sangat dalam

meski tak semua yang aku inginkan bisa aku dapatkan, aku tetap bersyukur karena setiap pergumulan yang aku dapatkan, mengajarkanku tetang janji Kristus yang tidak pernah diingkari

sekalipun aku berada dalam keadaan yang sulit, aku percaya Engkau Tuhan Yesus yang tidak pernah meninggalkanku, hadirMu selalu aku rasakan, bahkan dalam keadaanku yang sedang diselimuti kemarahan

jiwaku yang sudah berkali-kali dimasuki aura gelap, selalu menang melewati badai, menang melawan maut dan berperang dalam kegelapan

cahayaku bisa padam, tetapi tidak semangat Kristus yang sudah sekian lama bersemayam dalam diriku… diriku yang tak sempurna ini, meniru sang Guru Kebenaran

kalau aku harus menerima keadaan pahit, bukan berartinya aku kehilangan cinta, tetapi itulah awal baru untukku agar aku dapat mengubah ceritaku yang suram menjadi berseri-seri

damai sukacita yang turun dalam perasaan yang tersakiti, menjelaskan peran penting Yesus dalam hidupku… Dia bekerja yang menurutNya baik, yang menurutNya indah… dan aku tidak bisa melihat rencanaNya sedekat Ia memperhatikan aku

tetapi mata hatiku telah bercerita banyak tentang keajaiban yang Ia perbuat… dan aku adalah salah saru saksi Kristus yang belum pernah melihat, namun sudah sering kali merasakan sebuah kehangatan abadi

kehangatan yang memberiku peringatan keras untuk jangan pernah lepaskan kenyamanan ini dengan duniawi yang nyaman sementara

waktu memang telah membawaku jauh menelusuri tahun, namun usiaku yang terus bertambah telah membuka mataku untuk terus melihat bintang pada malam hari, pelangi dalam derasnya air hujan

tanpa rasa syukur akan berkat yang besar, aku tidak akan pernah bisa melihat tangan Tuhan yang sedang bekerja untuk masa depanku… setidaknya aku masih bisa diberi kesempatan untuk belajar memaknai hidup

melewati setiap peristiwa dengan tabah, tabah menggunakan hati Kristus yang besar, cintai diri ini sebagaimana Kristus telah mencurahkan cintaNya untuk memperbaiki diriku yang pernah mengalami kerusakan

kalau aku tidak mengenal Tuhan Yesus, aku tidak yakin aku bisa melewati beban ini dengan sukacita, tidak juga menjamin aku dapat melihat tangan Tuhan yang senantiasa menopang hidupku

dosaku yang menumpuk, tak sempat aku ungkapkan, tapi karena aku sadar akan titik kelemahanku, aku merasakan Tuhan menjamahku dan mengajakku untuk selalu percaya dan mataku selalu terarah kepadaNya

bukan karena aku merasa beruntung akan nasib yang baik, tetapi juga karena aku yakin Tuhan tidak pernah merugikanku…

memang tidak mudah menjadi pengikut Kristus, namun inilah hidupku yang sudah terpilih sejak aku belum terlahirkan, dan aku serahkan yang ada sekarang kepadaNya, agar jadilah padaku menurut kehendakNya yang penuh dengan mujizat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s