Kisah Magangku, Kisah Piluku


Ini adalah alasan mengapa sudah beberapa bulan ini tulisanku jarang ada yang baru. Bukan karena malas atau tidak ada inspirasi. Kesibukan duniawi telah  menyita banyak waktuku dan aku pun meninggalkan blog ini untuk beberapa waktu….

Tanggal 20 Januari 2016 sampai 29 Maret 2016 merupakan perjalanan waktu yang sangat berat bagiku…. 3 bulan pertama yang aku lewati di tahun kabisat ini, terasa 3 tahun bagiku..

Dengan semua beban, hinaan, direndahkan dan kerja berat sebagai mahasiswa desain telah aku rasakan dan telah menjadi kisah masa depanku yang paling berkesan

Pengalaman ini juga telah tumbuh menjadi kesaksianku yang baru sebagai pengikut Kristus yang setia..

Semua rasa sedih, lelah, kecewa, marah, kesal dan tangis yang sempat meledak, telah menemani perjalananku… aku merasa aku ini beruntung bisa mendapatkan pengalaman pahit ini

Bukan saja melatih imanku dan  mentalku untuk terus bertahan, tetapi pengalaman ini menarikku lebih dekat dengan Tuhan, yang adalah sumber kekuatanku, saat aku diinjak dan diperlakukan sebagai pembantu

Rasa lelahku itu kini telah terbayarkan denga ucap syukurku yang tidak berhenti sebab penyertaan Tuhan yang tidak berhenti di hidupku

Walaupun aku tidak dihargai sebagai desainer profesional, aku berusaha menarik tali merah yang mungkin bisa mengajariku banyak hal

Bahkan kadang aku berpikir, semua yang telah lewat adalah bukti nyata cinta Tuhan padaku, karena Ia cinta, Ia memasuki kehidupanku lebih dalam lagi, sehingga aku tidak pernah kekurangan penyertaanNya

Ketika aku sudah merasa tidak sanggup lagi berada dikeadaan itu, aku meluapkan semua rasa takutku dalam tangis, hendak menyerah aku waktu itu…

Tetapi diakhir waktu yang telah ditentukan, aku masih tak menyangka kalau aku sanggup melewatinya dengan baik, dengan segala kesulitan yang aku rasakan

Kekejaman yang aku dapat pun bisa menjatuhkanku setiap saat, benar-benar membuatku kehilangan rasa percaya diriku, sifatku yang tidak terlalu memperdulikan penampilan dan pendiam telah membanting harapanku jauh tinggalkanku

Namun, aku percaya waktu Tuhan yang tepat, dimana semua penderitaanku ini akan berlalu dan semua yang sedih akan berganti dengan sukacita

Kalau orang sering bilang, “Semuanya akan indah pada waktunya…” itu adalah istilah yang tepat agar aku pun bersabar menanti janji Tuhan

Pada awal aku merasa tidak bisa menerima apa yang ada didepanku, aku tidak mengerti, mengapa ini harus terjadi padaku, apakah Tuhan sedang menghukumku?

Nyatanya itu hanya piikiranku saja yang sedang berkalut dan bersedih, sebab kenyataannya lebih indah daripada apa yang aku takutkan

Apa yang aku merasa tidak mungkin, telah terlewati dengan sangat mungkin… sekalipun dunia sedang ingin menjatuhkan aku, Tuhan sudah berkali-kali membisikkan aku kekuatan untuk berdirilah lagi

Sebab Ia yang memiliki rencana atas hidupku, biarlah kehendakNya, kuasaNya bermegah dalam ketidakberdayaanku sebagai manusia biasa

Imanku terus dilatih untuk jangan pernah kehilangan harapan saat dunia sedang menghinaku, ingin melihatku menangis dalam kemarahan yang tertahan

Pengalaman magang pertamaku ini akan selalu aku ingat sebagai hadiah Tuhan yang luar biasa, hadiah yang mampu menguatkanku dalam titik kelemahanku dan memberiku kesempatan untuk berkembang bersama waktu

Penghinaan, kata-kata kasar yag sudah pernah aku dapatkan sudah kusimpan sebagai cerita masa depanku nanti… sebuah kisah yang tidak akan aku lupakan dan akan terus aku jadikan pelajaran berharga

Waktu tidak akan bisa membawaku kembali ke masa sulit itu lagi, tetapi aku akan selalu ingat dimana dulu aku berjuang, dimana aku biasa menunggu bus yang mengantarkan aku ke tempat kerja

Aku akan selalu ingat nomor bus yang membawaku pulang-pergi ke hostel dan kampus, aku juga akan selalu ingat ketika aku jatuh dibus hingga ada luka berbekas di siku kananku

Aku juga akan selalu ingat orang-orang yang baik disekelilingku, saat aku merasa sedang berada di penjara kehidupanku… dosen dan supervisor sekolah yang luar biasa dan terus mendukungku untuk jangan menyerah pada keadaan

Tak terlepas juga dari teman-temanku yang tau perjuanganku, kesulitanku sehingga mereka pun juga yang mendukungku dan sepaham dengan apa yang sedang aku alami saat itu

Justru itu juga sebabnya lewat orang-orang disekitarku yang mendorongku untuk maju dalam kesusahan, juga merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa dalam hidupku, sehingga aku itdak merasa sendiri menjalani kisah ini

Terlebih lagi bersama mereka aku dapat melihat dan merasakan, bahwa Tuhan memang tidak pernah membiarkan aku semdiri dalam melewati pergumulanku

Dia ada dan hadir untuk memberiku kekuatan, harapan dan kemenangan yang sebenarnya

Pengalaman inilah yang nantinya akan mengajariku untuk tetap pegang janji Tuhan, berharap dan bersandarlah pada pundakNya… kalau dulu aku kacau tak mengerti mengapa harus aku yang mengalami ini, sekarang aku tau kalau Tuhan ingin aku tidak melupakan berkatNya setiap hari

Sebab Tuhan juga tidak pernah tidur disela-sela penderitaanku.. Dia menjagaku dengan ketat dan cahaya hatiNya melindungiku dari gelap dan setan-setan kehidupan yang ingin membuatku lupa akan kasih Tuhan

Dia yang memelukku saat lelah itu ada, menampung air mataku yang tumpah dan membisikkan kata-kata lembutNya, kalau Ia mengasihi aku

Maka dari itu, aku pun mengasihi diriku yang tak sempurna ini dengan menggunakan kasih Tuhan Allah yang sempurna dan tidak memiliki kata akhir yang menyakitkan….

 

Inilah kisah pilu magangku yang pertama, penuh dengan perjuangan, sukacita dan dukacita. Tetapi inilah awal yang baru bagiku untuk tumbuh bersama waktu dan rencana Tuhan, yang pastinya adalah yang terbaik. 

Bagaimana dengan kisah pilumu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s