Nikmatnya Hidup


memandang langit yang biru dihiaskan awan putih membuatku bersyukur, ternyata aku masih bisa hidup sampai sekarang ini

langit biru selalu menandakan kuasa Tuhan yang menginginkan aku untuk terus hidup, jangan mundur tetapi majulah bersama Tuhan….

gemetar dalam asa merusak mimpiku, merebut angan-anganku, takut sesuatu yang sudah aku perjuangkan hilang sia-sia, terbawa angin

tapi hidup yang Tuhan berikan sangatlah singkat dan tidak pernah bisa ditukarkan dengan apapun

meski sulit dan dan banyak hal yang harus diperjuangkan tanpa henti, dengan jantung berdebar-debar, akankah yang aku tunggu datang?

tapi Tuhan tidak pernah libur atau tidur… Ia melihatku, memperhatikan apa yang aku lakukan selama satu hari… Ia menghitung amal baikku setiap hari dan aku pun menghitung jumlah berkatNya itu

Tuhan, terima kasih selalu memberikanku semua yang aku butuhkan, bukan apa yang aku inginkan… hidup yang selalu bersanding dengan mimpi membuatku belajar untuk memilah-milah yang mana mimpi dan yang mana nyata

ketika Engkau sudah berkali-kali memberiku isyarat bahwa ada yang harus diberhentikan, aku pun bertanya, kenapa harus diberhentikan? kenapa harus diakhiri dengan sesuatu yang menyebalkan dan menguras tenaga?

namun aku selalu percaya walaupun keraguanku adalah sahabatku, Tuhan tau jalan hidupku, Ia yang mengatur seluruh jalannya hidupku, memperindah hidupku dan menjadikannya sangat berarti, ak

hidup dengan mengucap syukur tanpa harus berpikir apa lagi yang harus dan bisa diprotes membuatku mengerti kalau hidup yang penuh dengan tindakan protes hanya membuang tenaga dan waktu yang percuma

melewati proses penyembuhan atau pemulihan memang tidak mudah karena banyak godaan datang untuk membatalkan niat untuk percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja

iman yang kuat dan tumbuh dalam bibit Kristus mampu membawaku pada seorang pemenang sejati… tak goyah hanya karena dunia yang kejam…

iman akan Kristus bisa saja menyelamatkan satu dunia… kalau dunia bisa saja diselamatkan dengan satu jamahan Tuhan yang terang menderang, bagaimana dengan aku yang hanya satu orang?

Yesus yang rela wafat, menderita, berdarah-darah, diolok dan menembus dosaku, takutku, marahku, kekecewaanku dan kesedihanku, aku tau Dia datang membawa suluh perdamaian denganku

berdamai dengan diriku sendiri yang memiliki banyak api masalah adalah tindakan dimana aku ingin berbicara serius dengan diriku sendiri bahwa, “Ayolah aku yakin, ini akan berlalu… waktu akan memnunjukkan kepadaku bahwa tidak ada lagi kesempatan untuk bermain-main”

menikmati hidup yang singkat bukan artinya mempermainkannya sesuka hati…. tapi ingat kalau aku lahir dengan tugas-tugas untuk mengubah dunia

kalau bukan dunia, setidaknya aku bisa mengubah diriku sendiri demi menjadi berkat bagi orang lain… Tuhan tidak dengan sengaja menciptakanku, menghadirkanku ke dunia ini

walaupun hidup didunia ini tidak enak, tapi aku bersyukur hikmat yang aku peroleh… aku harusnya bersyukur dengan yang aku miliki sekarang

setiap orang pun memiliki kisah hidupnya masing-masing, kan? belum tentu orang lain bisa hidup sepertiku… hidup yang terlihat bahagia, padahal perjuanganku untuk mendapatkan kebahagiaan sangat tidak mudah

khawatir pasti ada dan kesal juga pasti ada… hidup jadi penuh warna dan pembelajaran bagi orang lain yang mendengarnya

sesulit apapun hidupku saat ini atau kelak, aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan berikan padaku yaitu memegang janjiNya, berjalan bersamaNya dijalan yang sudah Ia buat untukku

teladan Yesus Kristus selama Ia turun ke Bumi, telah memotivasiku untuk terus hidup, berjuang melawan takut dalam diri, tumbuhkan rasa percaya kepada kehendak Bapa disurga dan jadikan kesempatan sebagai peluang untuk menolong orang lain yang sedang meraung-raung

meski akan ada kisah kehilangan, tidak akan jadi masalah besar, selama aku percaya bahwa akan ada yang baru untuk menggantikan yang telah pergi… yang pergi berarti bukanlah sesuatu yang harus dipertahankan tapi dilepaskan untuk satu bibit kebahagiaan yang baru… pasti ada yang lebih baik didepan sana yang bisa membuatku merasa lebih baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s